Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Menyatukan Persepsi, DLHK Bahas Rencana Kerja 2021 Lewat Forum OPD

Dulohupa.id – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo, menyelenggarakan Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dilaksanakan di Hotel Grand Q Kota Gorontalo, Kamis (30/01/2020).

Forum yang mempertemukan antara Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi, UPT Kementerian dan Kabupaten/Kota ini dalam rangka menyatukan persepsi sekaligus mengevaluasi permasalahan pembangunan sebagai bahan penting dalam penyusunan perencanaan untuk tahun 2021.

Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan, dalam menyusun program kerja dibutuhkan identifikasi masalah terlebih dahulu. Idintifikasi ini dimaksudkan untuk melihat kendala yang menghambat pelaksanaan program dan kegiatan ditahun-tahun sebelumnya.

“Identifikasi benar permasalahan yang ada di 2019 dan 2020 tentunya. Jadi, kita sudah tau langkah-langkah apa yang harus diambil untuk mengurangi permasalahan yang timbul dalam program yang akan dijalankan nanti”, kata Darda.

Darda berharap, rencana kerja yang akan disusun ini dapat mendukung prioritas daerah. Untuk bidang lingkungan hidup dan kehutanan mendukung prioritas daerah yang ke-8, yakni lingkungan hidup yang lebih lestari.

Aspek lingkungan merupakan salah satu aspek pembangunan ekonomi ke depan. Perubahan iklim dan menurunnya daya dukung lingkungan, dapat berdampak negatif terhadap pencapaian target pertumbuhan ekonomi.

“Olehnya, pembangunan ke depan harus diarahkan untuk mempertahankan keseimbangan pertumbuhan ekonomi demi terwujudnya masyarakat Gorontalo yang maju, unggul dan sejahtera sebagaiamana visi Provinsi Gorontalo dalam RPJMD 2017 – 2022”, pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kepala Dinas DLHK Provinsi Gorontalo Fayzal Lamakaraka mengatakan, forum ini merupakan tahapan selanjutnya dari temu konsultasi yang dilaksanakan oleh Bapppeda Provinsi Gorontalo beberapa waktu lalu.

“Saya berharap melalui forrum ini, tersusunnya dokumen perencanaan Renja OPD yang efisien, efektif, akuntabel dan berkualitas”, Fyzal. (adv)