Dulohupa.id – Sesosok mayat pria ditemukan tergantung di salah satu rumah kosong di jalan Prof Dr HB Yassin, Kelurahan Tomulobutao Selatan, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, pada Jumat (24/05/2024).
Jasad diketahui berinisial RPA (25), pertama kali ditemukan Syawal M Ali yang hendak pergi memancing di sumur tua yang berada di rumah kosong. Syawal juga merupakan rekan RPA (25) yang keduanya bertempat tinggal tidak jauh dari rumah kosong.
Dari keterangan Syawal, penemuan mayat sekitar pukul 16.30 wita. Awalnya ia menemukan sandal korban di depan rumah kosong.
“Baru saya langsung lari ke rumah (Keluarga korban), baru saya tanya bukan ini sandal yang dia (Alm) pake?, baru dorang bilang bukan. Baru saya ada bale ulang, ada ba cek, sapa tau dia disitu, ada ba putar-putar tidak ada. Baru saya so pulang ke rumah lagi tidur,” ujar Syawal kepada awak media.
Kata Syawal, dirinya menemukan sandal tersebut sekitar pukul 14.30 wita. Syawal awalnya berencana akan memancing ikan di sumur air yang ada di dalam rumah kosong tersebut.
“Baru pas setengah lima sore, saya pe maitua bilang coba ngana cek akan dulu uti, masalahnya ada depe solop (sandal) tapi tidak ada depe orang. Pas saya ada cek, saya ada iko bau bangkai ini, pas saya masok dalam ruangan itu ada ruangan kacili lagi, baru saya masuk satu langkah begitu, saya so dapa liat itu mayat,” jelasnya.
Usai menemukan mayat RPA, Syawal kemudian langsung memberitahukan kepada keluarga korban. Mayat ditemukan dalam keadaan tergantung dan membusuk. Hampir seluruh Organ tubuh korban sudah hancur, dan sebagian tubuh jatuh ke tanah.
Korban diketahui berusia 25 tahun yang merupakan anak ke tiga dari empat bersaudara. Terinformasi korban kerap pergi keluar daerah bersama teman-temannya. Korban terkahir berkabar pada 14 April 2024.
“Dugaan pertama ada keluar kota. Karena ada sempat tanya sama teman-temannya, dibilang ada di Luwuk (Banggai),” ujar Syawal.
Adanya informasi tersebut, sehingga keluarga tidak menaruh curiga serta tak mencarinya karena diduga korban ada bersama teman-temannya.
Jasad korban kemudian dibawa ke rumah sakit Aloei Saboe Kota Gorontalo. Menurut pihak keluarga, RPA akan dikebumikan pada besok hari di pekuburan keluarga.
Sementara petugas kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban.
Reporter: Yayan











