Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Masyarakat Gorontalo Padati Perayaan Malam Qunut di Batudaa

×

Masyarakat Gorontalo Padati Perayaan Malam Qunut di Batudaa

Sebarkan artikel ini
Pedagang menjual pisang dan kacang di pasar malam pada tradisi Malam Qunut di Lapangan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Senin (20/5/2019). Tradisi Malam Qunut di Gorontalo dilakukan pada setiap pertengahan bulan Ramadhan dengan beramai-ramai memakan pisang dan kacang. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin/wsj.

Dulohupa.id- Masyarakat Batudaa, Kabupaten Gorontalo, merayakan malam qunut atau malam ke-15 Ramadhan 1442 H. Seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan yang menjadi tradisi wajib ini, dipadati masyarakat setempat, maupun para warga dari wilayah tetangga. 

Pantauan Dulohupa.id, ribuan warga itu memadati Pasar Payunga, Desa Payunga Kecamatan Batudaa yang menjadi pusat pelaksanaan Malam Qunut. Bukan hanya itu saja, jalan di kawasan itu macet. 

Saiful salah seorang pedagang kacang, asal Desa Dungaliyo, Kecamatan Dungaliyo mengatakan, memang sudah tradisi masyarakat yang datang untuk merayakan Malam Qunut, apalagi yang suka makan kacang dan pisang. 

“Memang sudah tradisi seperti ini kalau pas Malam Qunut,” ungkapnya  kepada Dulohupa.id saat ditemui di lokasi, Selasa (27/4) malam. 

Warga yang datang juga hanya untuk membeli kacang dan pisang. Kata Sairful harga kacang di Malam Qunut seperti ini rata-rata hanya lima ribu rupiah. 

“Kalau pa saya kacang hanya lima ribu rupiah per liternya dan pisang harganya 15 ribu satu sisir,” tandasnya. 

Reporter: Fandiyanto Pou