Dulohupa.id – Seorang mahasiswi Pascasarjana Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Rizka Halid (25), tewas terseret ombak saat berenang di pantai Pulau Bogisa, Kecamatan Ponelo Kepulauan, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Minggu (2/8/2026) pagi.
Korban berasal dari Posigadan Bolaang Mongondow Selatan yang kini berdomisili di Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo. Ia diketahui tengah berkemah di Pulau Bogisa bersama delapan rekannya sejak Sabtu (1/8/2026) sore.
Peristiwa naas ini bermula saat korban berenang bersama dua rekannya, Kim dan Hajar. Arus laut yang mendadak deras menyeret ketiganya hingga terombang-ambing ketengah laut.
Rekan-rekan korban yang berada di tepi pantai sempat berupaya memberikan pertolongan, namun terkendala tingginya gelombang.
Proses evakuasi berhasil dilakukan setelah pemandu wisata lokal dan dua wisatawan asal Jerman yang berada di sekitar lokasi mendengar teriakan minta tolong. Mereka segera mengarahkan perahu motor menuju titik para korban.
Salah seorang saksi mata di lokasi, Agus Kamba, menceritakan detik-detik upaya penyelamatan tersebut melalui akun Facebook miliknya.
“Saat saya sedang menerbangkan drone untuk mendokumentasikan tamu, tiba-tiba terdengar teriakan minta tolong. Saya langsung menurunkan drone, lalu bersama tamu asal Jerman berlari menuju titik korban. Kami langsung menaiki kapal dan mengarahkannya ke lokasi korban yang berjarak sekitar 200,” tulis Agus.
Meski seluruh korban berhasil ditarik ke atas perahu, korban Rizka Halid ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainal Umar Sidiki (ZUS) Gorontalo Utara. Namun, setibanya di rumah sakit, tim medis mengonfirmasi bahwa korban telah meninggal dunia.
Redaksi











