Dulohupa.id- Ratusan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menduduki Kantor Rektorat Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Senin (30/1/2023).
Aksi mahasiswa ini adalah buntut dari putusan Pimpinan UNG yang dinilai terlalu ikut campur dalam Pemilihan Presiden Mahasiswa UNG. Hingga berita ini diturunkan, Aksi protes mahasiswa ini masih terus berlangsung.
Menurut sejumlah sumber yang dirangkum Tim Dulohupa.id, Aksi unjuk rasa mahasiswa ini bermula dari Surat Diskresi atau surat edaran yang dikeluarkan oleh Rektor UNG yang ditandatangani oleh Wakil Rektor III UNG, Amir Arham. Dalam surat itu, Rektorat UNG mengeluarkan putusan untuk mencoret pasangan calon dari Fakultas FOK dan MIPA dengan alasan tidak memenuhi syarat administrasi. Aksi pencoretan inilah yang kemudian mendapat protes mahasiswa.

Abdul Munim, Ketua Tim Pemenangan FOK menegaskan, Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Rektorat UNG telah mencoreng sistem demokrasi mahasiswa. Tak hanya itu, Surat edaran itu juga menurutnya sangat tendensius.
“Jika alasannya soal keabsahan Surat Kelakuan Baik yang ditandatangani oleh Koordinator Umum Fakultas (Kepala Biro Umum Fakultas), tentu saja aneh jika itu dikatakan tidak sah. Karena surat itu sah berasal dari fakultas. Kemudian yang kedua, yang paling kami sesalkan adalah, Pimpinan UNG kenapa terlalu ikut campur dalam urusan pemilihan presiden mahasiswa. Padahal sudah ada KPL (Komisi Pemilihan Langsung) yang memang bertugas untuk menjalankan regulasi Pemilihan Presiden Mahasiswa. Dan itu ditunjuk oleh Rektor dan Diberi SK untuk menjalankan tugasnya,” tegas Mahasiswa FOK UNG itu.
Olehnya Abdul Munim menegaskan, Pihaknya akan terus melakukan unjuk rasa sebagai bentuk protes atas putusan Pimpinan UNG yang dinilai keliru tersebut.
“Kalau seperti ini terus kami akan terus-menerus melakukan presure dengan aksi protes kepada pimpinan kampus UNG,” tandasnya.
Sementara itu, Pimpinan UNG dalam hal Wakil Rektor III UNG hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait aksi mahasiswa ini. Saat dihubungi via whatsapp di nomor 08212600xxxx, Wakil Rektor III UNG, Amir Archam belum juga memberikan jawaban.
Namun menurut penelusuran Tim Dulohupa, Persoalan ini tengah dirapatkan oleh Pimpinan UNG melalui Wakil Rektor III Bagian Kemahasiswaan dan Alumni.
Redaksi











