Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Lurah Tapa Bantah Adanya Pemotongan Honor Untuk Ketua RT di Kelurahannya

Dulohupa.id – Beredarnya kabar pemotongan honor RT di Kelurahan Tapa, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo pada beberapa waktu lalu, membuat Lurah Tapa angkat bicara.

Wirna S. Pakaya, Lurah Tapa, mengungkapkan, hal ini tidak mungkin terjadi, karna yang ada honor RT di tahun 2020 itu mangalami kenaikan Rp 250 ribu. Rp 300 ribu perbulan yang dimaksud yaitu 100 ribu honor dan Rp 200 ribu adalah biaya operasional.

” Sebenarnya, untuk pemotongan honor RT itu tidak ada, yang ada hanya pemangkasan anggaran untuk penanganan covid-19. Justru, honor RT tahun 2020 kalo dibandingkan dengan tahun 2019 malah naik. Dari yang honor jasanya Rp 100 ribu menjadi Rp 250 ribu untuk RT,” Ungkapnya kepada reporter Dulohupa.id saat di temui di ruang kerjanya. Rabu, (3/6/2020).

Mengenai hal ini, Wirna memohonkan maaf kepada Pemerintah Kota Gorontalo atas persoalan yang disebabkan tidak berjalannya koordinasi di pihaknya.

“Saya memohonkan maaf kepada Pemerintah Kota Gorontalo. Persoalan kemarin ini disebabkan tidakadanya komunikasi yang tidak terjalin bagus antara RT dengan Pemerintah Kelurahan, sehingga RT belum tau persis berapa honor yang mereka terima di tahun 2020 ini.” Imbuhnya.

Wirna juga mangaku, dirinya sudah melakukan pertemuan dengan RT, RW, Babinsa, Babinkamtibmas, dan seluruh organisasi yang ada di kelurahan untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan sedetail mungkin mengenai persoalan ini. (Erik)