Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALO

Lantik Pengurus AMSI Gorontalo, Ahli Pers Agoez Perdana Soroti Ancaman AI

×

Lantik Pengurus AMSI Gorontalo, Ahli Pers Agoez Perdana Soroti Ancaman AI

Sebarkan artikel ini
Ancaman AI
Perwakilan Pengurus Pusat AMSI, Agoes Perdana (paling kanan) yang menjabat sebagai Anggota Bidang Advokasi dan Regulasi Media saat melantik pengurus AMSI Provinsi Gorontalo periode 2026-2030. Foto/Dulohupa

Gorontalo – Tantangan berat akibat disrupsi digital dan masifnya kehadiran Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) di industri media menjadi sorotan utama Ahli Pers Dewan Pers, Agoez Perdana.

Isu krusial ini dipaparkannya secara mendalam di sela-sela prosesi pelantikan dan pengukuhan Pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Gorontalo periode 2026-2030.

Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung oleh Agoez Perdana selaku perwakilan Pengurus Nasional AMSI tersebut berlangsung khidmat di Wombohe Jurnalis, Jalan Taman Hiburan II, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pada Jumat (12/6/2026).

Dalam forum yang dihadiri puluhan jurnalis Gorontalo tersebut, ia mengingatkan bahwa lanskap industri media siber saat ini telah berubah secara fundamental.

Menurut Agoez, jika di masa lalu persaingan antar-media siber hanya berfokus pada perang memperebutkan algoritma halaman pertama mesin pencari seperti Google untuk mendulang trafik, kini situasinya jauh lebih rumit.

Platform global dan kehadiran AI dinilai kerap memanfaatkan konten berita yang diproduksi oleh jurnalis lokal demi komersialisasi sepihak, tanpa adanya kompensasi atau pembagian royalti yang sepadan.

Menyikapi ancaman disrupsi nyata tersebut, Agoez membeberkan bahwa Dewan Pers bersama para pemangku kepentingan saat ini tengah berjuang keras di Jakarta untuk menggolkan regulasi perlindungan karya jurnalistik lewat Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Cipta.

Regulasi ini nantinya akan memastikan bahwa setiap konten berita yang diproduksi dengan susah payah oleh media lokal memiliki lisensi sah yang wajib dibayar oleh platform digital global yang menggunakannya.

Selain ancaman AI, pria yang juga menjabat sebagai Pengurus Nasional AMSI ini turut mewanti-wanti jajaran pengurus yang baru dilantik mengenai fenomena homeless media atau media tanpa rumah mandiri yang tumbuh subur di media sosial.

Ia menilai kehadiran homeless media ini bak pisau bermata dua; di satu sisi bisa menjadi mitra kolaborasi yang strategis, namun di sisi lain berpotensi menjadi kompetitor berat yang menggerogoti ekosistem informasi dan bisnis media siber resmi.

Melalui momentum pelantikan ini, Agoez menaruh harapan besar agar pengurus AMSI Gorontalo periode 2026-2030 mampu menjadi garda terdepan dalam menavigasi anggotanya menghadapi badai digital tersebut.

Komitmen yang kuat untuk mengawal ekosistem media siber yang sehat, tangguh, dan berkelanjutan di bumi Gorontalo selama empat tahun ke depan menjadi misi utama yang harus segera dikonkritkan.

“Selama empat tahun ke depan teman-teman ini akan mengibarkan bendera AMSI di seluruh Provinsi Gorontalo,” ujar Agoez dalam arahannya.

Agoez Perdana juga melontarkan pujian mendalam terhadap tingginya rasa solidaritas serta kekompakan yang ditunjukkan oleh lima organisasi konstituen Dewan Pers di Gorontalo.

Kehadiran lintas organisasi dalam acara bertajuk “Temu Jurnalis” ini dinilainya sebagai pemandangan yang istimewa dan jarang ditemui di daerah lain.

Ia mengungkapkan kekagumannya secara pribadi atas keharmonisan hubungan antarorganisasi pers di Gorontalo, yang meliputi Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), AMSI, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI).

“Saya secara pribadi sangat terkesan, terutama dalam acara Temu Jurnalis ini. Ada lima konstituen Dewan Pers yang berkumpul. JMSI, SMSI, AMSI, PWI, dan IJTI yang berkumpul hari ini. Ini sesuatu yang saya pribadi harus mengakui jarang saya temukan sinergitas seperti ini,” beber Agoez yang langsung disambut riuh tepuk tangan dari para hadirin.

Agoez menuturutkan bahwa dirinya sudah berulang kali ditugaskan oleh Pengurus Nasional AMSI untuk melantik kepengurusan di berbagai wilayah dan provinsi di Indonesia.

Namun, momentum kolaborasi erat lintas organisasi seperti yang diperlihatkan di Gorontalo merupakan hal baru yang patut dicontoh.

Menurutnya, fenomena ketidakharmonisan antarorganisasi pers di tingkat lokal sering kali menjadi rahasia umum di dunia industri media. Sebaliknya, Gorontalo berhasil mematahkan stigma tersebut dan membuktikan bahwa ego sektoral dapat dikesampingkan demi kemajuan pers bersama.

“Ini menjadi pertanda bahwa untuk hal kolaborasi, Gorontalo tidak perlu diragukan. Di tempat-tempat lain mungkin bisa jadi ya, walaupun tidak nampak di permukaan, tapi antara satu organisasi dengan yang lain itu saling tidak harmonis, itu rahasia umum. Tapi di Gorontalo berbeda, harapan saya mudah-mudahan ada Temu Jurnalis 2027, 2028, 2029 dan seterusnya,” tambahnya.

Ia menganalogikan pentingnya kekompakan ini dengan sebuah pepatah unik yang kerap digunakan oleh para sopir angkutan kota (angkot), guna menggambarkan dinamika persaingan bisnis yang tetap sehat.

“Sinergitas seperti ini sangat penting karena kalau saya ambil perumpamaan sebuah peribahasa: ‘bersaing di jalanan, bersatu di pangkalan’,” tegas Agoez.

Perjuangan Regulasi dan Hak Cipta Jurnalistik

Merespons situasi disrupsi akibat AI, Agoez menjelaskan lebih rinci mengenai langkah taktis yang sedang diupayakan di tingkat pusat terkait hak cipta karya jurnalistik.

“Teman-teman di Gorontalo dan di daerah perlu tahu apa yang terjadi di Jakarta. Nanti ketika goal, karya jurnalistik akan diakui sebagai konten berhak cipta yang punya lisensi yang harus dibayar kepada pemilik lisensinya. Sebenarnya kalau DPR niat, itu dalam satu malam bisa diketok. Mudah-mudahan kalau UU ini goal di DPR, teman-teman bisa menikmati konten yang dibuat susah payah dengan keringat itu, nanti bisa ada hasilnya dari royalti,” jelasnya.

Selain persoalan regulasi AI dan royalti, Dewan Pers juga sedang menggodok aturan mengenai public right atau regulasi konten yang berkaitan erat dengan tanggung jawab platform digital.

Kembali ke fenomena homeless media, Agoez menguraikan karakteristik media sosial berbasis konten yang kerap memanfaatkan produk jurnalistik tanpa memikirkan regulasi pers formal.

“Isu yang sedang dihadapi adalah homeless media. Ini bisa jadi teman tapi bisa jadi saingan. Homeless itu tidak punya rumah sendiri. Rumah itu seperti website, tapi dia hanya punya platform di media sosial,”

“Mereka sering mengambil konten yang dibuat oleh teman-teman media, termasuk juga mengambil konten-konten yang dibuat oleh teman-teman humas polisi dan TNI,” pungkasnya.

SUSUNAN LENGKAP PENGURUS AMSI WILAYAH GORONTALO PERIODE 2026-2030

Berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 016 / S-K – PENGURUS AMSI GORONTALO / AMSI / V / 2026 yang telah ditetapkan di Jakarta, 5 Mei 2026, berikut susunan pengurus AMSI Wilayah Gorontalo periode 2026-2030.

MAJELIS KEHORMATAN

Dr. Salahudin Pakaya, MH (Praktisi & Akademisi)

Dr. Noval Sufriyanto Talani (Akademisi)

Ardi Wiranata Arsyad, SH., MH (Praktisi Hukum)

Muchlis S. Huntua, S.Ag., M.Si (Praktisi Akademisi)

Kadek Sugiarta (Dulohupa.id)

BADAN PERTIMBANGAN & PENGAWAS ORGANISASI (BPPO)

Verrianto Madjowa (Darilaut.id)

Jitro Paputungan (Gorontalopost.id)

Arlank Pakaya (Barakati.id)

DEWAN PIMPINAN WILAYAH

Ketua: Melki Gani (Dulohupa.id)

Sekretaris: Fajri A. Kidjab (TribunGorontalo.com)

Bendahara: Goenawan Rasid (Prosesnews.id)

Wakil Ketua:

Irfan Lussa (Kronologi.id)

Awaludin (Rgol.id)

Randi Wardani (Hargo.co.id)

BIDANG I: ORGANISASI DAN KEANGGOTAAN

Ketua Bidang: Husain Tontowa (Barometernewsgo.com)

Anggota:

Maya M. Aridi (Dulohupa.id)

Pian N. Peda (Prosesnews.id)

BIDANG II: BISNIS DAN KEMITRAAN

Ketua Bidang: Lukman Polimego (Mimoza.tv)

Anggota:

Burhan Bakari (Banthayo.co)

Irfan Yasin (Barakati.id)

Audy Anastasya (Kronologi.id)

BIDANG III: HUKUM DAN ADVOKASI

Ketua Bidang: Ahmad Dani Baderan (Kronologi.id)

Anggota:

Diyanti (Gorontalopost.id)

Anang Sutanto (Coolturnesia.com)

BIDANG IV: PENDIDIKAN, PENELITIAN & PENGEMBANGAN

Ketua Bidang: Adiwinata Solihin (Coolturnesia.com)

Anggota:

Novita J. Kiraman (Darilaut.id)

Wahyono Mopangga (Dulohupa.id)

BIDANG V: TEKNOLOGI DAN INFORMASI

Ketua Bidang: Mohamad Dangkua (Barakati.id)

Anggota:

M. Rizaldi Halid (Darilaut.id)

Rijal Zulkarnaen (Prosesnews.id)