Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Langgar PSBB, Sembilan Remaja di Kabupaten Gorontalo Diberi Sangsi Oleh Petugas

Dulohupa.id – Masih melakukan aktivitas di jam penerapan PSBB,  Sembilan remaja yang nongkrong di taman budaya Limboto, dirazia dan diberi sangsi oleh personil pengamanan Polres Gorontalo, sekitar pukul 12.00 Wita tadi malam. Saat didatangi petugas, sejumlah remaja ini ternyata tidak menggunakan masker, dan menciptakan kerumunan. Senin (11/5/2020).

Kapolsek Limboto AKP Imran Panigoro  mengatakan, remaja tersebut ketahuan nongkrong sekitar pukul 00.00 Wita. Mereka tidak patuh pada anjuran untuk di rumah saja. Malah nongkrong di Jalan Lawu, yang merupakan area Physical Distancing.

“Apalagi, saat ini masyarakat Provinsi Gorontalo sudah ada yang dinyatakan positif Covid-19. Untuk itu Personil Pos Pam Res Gorontalo makin memperketat kebijakan Physical Distancing, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” Ujar Akp Imran.

sembilan-remaja-langgar-PSBB-gorontalo-dulohupa.id-
Petugas memberikan sangsi hukuman berbaris kepada sembilan remaja.

Lebih lanjut dikatakan oleh Kapolsek Limboto, sembilan pemuda yang dirazia tersebut telah melanggar aturan PSBB Dengan cara Berselfie Ria di Taman Budaya Limboto, tanpa mengunakan Masker, tidak menjaga jarak dan berbonceng 3 di tiap-tiap R2, tanpa membawa SIM, STNK, Helm dan Identitas Diri ( KTP ). Untuk memberikan efek jera, para remaja tersebut dihukum berbaris. Tidak hanya itu, tiga nit sepeda motor mereka ditilang karena tidak memiliki surat kenderaan.

“Untuk sanksi kepada 9 pemuda tersebut diarahkan kepada piket Satpol PP dan untuk kenderaannya di amankan di Sat Lantas Res Gorontalo sebanyak 3 unit untuk diproses lebih lanjut,” tutupnya. (Dedi. H)