Dulohupa.id – Kebakaran hebat terjadi di depan Kampus II Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo, yang beralamat di Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Jumat (13/10/2023) sekitar pukul 18.44 Wita.
Kebakaran diketahui melanda 1 rumah warga, 1 warung makan dan kios, serta sebuah kos-kosan. Bahkan terinformasi ada sejumlah tempat usaha lainnya yang ikut terbakar.
Nurawin Tariki (24), selaku karyawan kios harian yang berada di lokasi menceritakan, sumber api berawal dari rumah yang berdekatan dengan tempat kerjanya.
“Orang yang di rumah itu berteriak kebakaran. Saya langsung matikan listrik,” ungkap Nurawin Tariki.
Saat kebakaran, kata Nurawin, dirinya tengah berada di warung (kios). Setelah itu karena kobaran api mulai membesar, dirinya berteriak meminta tolong.
“Saya langsung berteriak minta tolong. Saat masuk ke kios saya amankan duluan uang dan langsung menghubungi pemilik kos,” ungkapnya.
Warga di lokasi kemudian berupaya memadamkan api dengan seadanya, sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Namun, warga tak bisa berbuat banyak karena api terus berkobar dan merembet ke sejumlah bangunan lainnya.
Sementara itu, Komandan Regu (Danru) Jaya, Damkar Kabupaten Gorontalo, Deni Gosal mengatakan, pihaknya tiba di lokasi hanya memakan waktu empat menit dengan menurunkan dua armada pemadam kebakaran.
“Respon time kami itu hanya empat menit. Karena lokasinya tidak jauh. Kami menurunkan dua armada. Tetapi karena melihat kondisi api yang begitu besar kami meminta bantuan dari armada provinsi untuk melakukan pemadaman,” jelas Deni Gosal.
Setiba di lokasi kebakaran, pihaknya langsung mengambil tindakan dengan memeriksa alur listrik. Petugas Damkar menduga penyebab kebakaran akibat dugaan korsleting listrik.
“Kami memeriksa arus listriknya. Apakah masih ada atau tidak. Biar kita langsung melakukan pendinginan,” ucap Deni Gosal.
“Informasi dari pengelola itu, api dilihat dari awalnya berasal dari kabel tiang listrik lalu kemudian merembes ke tempat usaha dan kos-kosan,” Sambungnya.
Belum bisa dipastikan berapa total kerugian akibat kebakaran hebat tersebut. Damkar Kabupaten Gorontalo juga telah menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk mengidentifikasi penyebab pasti kebakaran tersebut.
Reporter: Herman Abdullah











