Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

KPU Pohuwato Buka Pendaftaran KPPS, Catat Waktu dan Syaratnya

Dulohupa.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pohuwato, akan membuka pendaftaran anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020. Sebab, hari pemungutan suara semakin dekat.

“Penerimaan pendaftaran dilaksanakan nanti pada tanggal 7-13 Oktober 2020. Secara langsung ke kantor PPS (Panitia Pemungutan Suara) di tiap desa/kelurahan pukul 08.00 sampai 16.00, atau berkas diantar langsung ke Sekretariat KPU Pohuwato,” kata Komisioner KPU Pohuwato, Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Musmulyadi Hunowu, Sabtu(3/10).

Musmulyadi menerangkan, pihak KPU membuka pendaftaran anggota KPPS itu berdasarkan pada Keputusan KPU Republik Indonesia Nomor 169/PP.04.2Kpt/03/KPU/III/2020 tentang Perubahan Atas Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 66/PP.06.4-Kpt/ 03/Kpu/II/2020 tentang Pedoman Teknis Pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan, Panitia Pemungutan Suara, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih, Dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Dalam Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati Dan/Atau Wali Kota Dan Wakil Wali Kota.

Katanya lagi, ada sejumlah syarat yang mesti dipenuhi untuk mendaftar menjadi anggota KPPS.

“Calon anggota KPPS wajib memenuhi persyaratan di antaranya merupakan warga negara Indonesia. Berusia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi 50 tahun. Setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhineka Tunggal Ika, dan cita cita Proklamasi 17 Agustus 1945,” jelasnya.

Lanjut Musmulyadi, calon anggota KPPS juga harus mempunyai integritas yang tinggi, pribadi yang kuat, jujur, dan adil.

“Tidak menjadi anggota partai politik, yang dinyatakan dengan surat pernyataan yang sah. Atau paling singkat lima tahun tidak Iagi menjadi anggota partai politik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pengurus partai politik yang bersangkutan. Termasuk, tidak menjadi tim kampanye peserta pemilu dan/atau pemilihan yang dinyatakan dengan surat pernyataan yang sah. Atau paling singkat lima tahun tidak Iagi menjadi tím kampanye peserta pemilu dan/atau pemilihan yang dinyatakan dengan surat pernyataan yang sah,” tegas Musmulyadi.

Reporter: Zulkifli Mangkau
Editor  : Wawan Akuba