Dulohupa.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gorontalo laksanakan rapat koordinasi (rakor) persiapan pelaksanaan pendaftaran bakal pasangan calon walikota dan wakil walikota Gorontalo tahun 2024.
Rapat koordinasi yang digelar di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo diikuti dari pihak Bawaslu, pihak Kesbangpol, perwakilan Dandim 1304, pihak Dinkes, pihak BNK Kota Gorontalo, pihak KIPP, pihak RS Aloi Saboe, perwakilan paslon perseorangan, serta perwakilan partai politik.
Menurut Ketua KPU Kota Gorontalo, Mario Nurkamiden dalam rapat koordinasi tersebut terdapat beberapa agenda pembahasan guna persiapan pelaksanaan pendaftaran paslon.
“Ada beberapa agenda yang akan kita bahas. Yang pertama terkait dengan dokumen. Dokumen apa saja yang kemudian ibu/bapak harus penuhi, harus disiapkan pada saat tanggal 27 Agustus nanti,” ujar Mario dalam sambutannya, Minggu (25/08/2024).
“Yang berikut terkait tata kelola sistem pencalonan atau silonkada pada saat pendaftaran, karena pada proses verifikasi berkas itu kita akan melakukan haibrid, baik yang manual kemudian juga yang mendaftar melalui sistem,” lanjutnya lagi.
Selain dua pembahasan itu, KPU juga membahas terkait dengan proses kedatangan para paslon saat mendaftar nantinya di kantor KPU.
“Ini kita akan atur semau, karena memang dalam rapat koordinasi di KPU-RI, penyambutan atau standar, SOP yang kita akan gunakan dalam rangka penyambutan dari bakal pasangan calon walikota dan wakil walikota, itu seperti replika pada saat pilpres,” pungkasnya.
Juga dalam rapat ini menurutnya, dibahas juga persiapan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan paslon. Pemeriksaan kesehatan pada Pilkada tahun 2018 sangat berbeda dengan pemeriksaan kesehatan pada Pilkada serentak kali ini jelas Mario.
“Karena memang secara standar, itu patokannya pilpres,” ucapnya.
Reporter: Yayan












