Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPOHUWATO

Korban PHK Blak-blakan, Pengawas SPBU Paguat Bolehkan Beli BBM Pakai Jerigen

2948
×

Korban PHK Blak-blakan, Pengawas SPBU Paguat Bolehkan Beli BBM Pakai Jerigen

Sebarkan artikel ini
SPBU Paguat-Pohuwato-Gorontalo-
SPBU Paguat, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo

Dulohupa.id – Irfan Dunggio, eks karyawan SPBU Paguat, Kabupaten Pohuwato blak-blakan soal pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) menggunakan jerigen.

Irfan mengaku awalnya pengawas SPBU membolehkan para karyawan melayani konsumen yang beli BBM pakai jerigen. Namun hal itu malah justru mendasari pengawas lakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap Irfan.

Irfan Dunggio mengaku, aturan pengisian BBM ke jerigen di SPBU Paguat itu seperti ada dan tiada, artinya ada di satu waktu untuk pengisian jerigen diperbolehkan, dan ada juga di satu waktu pengisian jerigen tidak diperbolehkan.

“Kalau soal isi jerigen itu aturannya kadang bisa dan kadang tidak bisa. Akan tetapi saat dibolehkan oleh pengawas untuk mengisi jerigen, saya justru di PHK, bukti CCTV saya langsung dikirim oleh pengawas ke pemilik SPBU,” ungkap Irfan, Rabu (13/3/2023).

Hal itu membuat Irfan tak habis pikir, sebab kata dia yang melakukan hal seperti itu bukan hanya dirinya saja, namun semua orang yang bertugas di pompa minyak pasti melakukan hal tersebut. Bahkan keuntungan dari pengisian jerigen itu diberikan ke pengawas dan admin di kantor SPBU.

“Pengawas tau, bahkan bagi rata. Dan melakukan pengisian jerigen ini bukan hanya saya, tapi yang lain juga. Anehnya saya yang di PHK, dan besoknya langsung ada karyawan pengganti saya,” ujarnya.

Ia pun menuntut haknya. Kata Irfan, karena pihak SPBU melakukan PHK secara sepihak maka dirinya meminta pesangonnya agar dipenuhi.

“Sampai sekarang pesangon saya tidak ada pak, hal ini juga saya sudah sampaikan ke Disnaker,” sambung dia.