Scroll Untuk Lanjut Membaca
BONE BOLANGOHEADLINEPEMKAB BONE BOLANGO

Kemarau Meluas, BPBD Catat 18 Desa di Bone Bolango Terdampak Kekeringan

×

Kemarau Meluas, BPBD Catat 18 Desa di Bone Bolango Terdampak Kekeringan

Sebarkan artikel ini
Kemarau Kekeringan
Proses pendistribusian air bersih ke masyarakat Bone Bolango yang terdampak kekeringan di musim kemarau. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone Bolango mencatat hingga Agustus 2026 ini sejumlah 18 desa terdampak kekeringan pada musim kemarau.

Dalam laporan sementara pada Kamis (06/08/2026), BPBD mencatat ada sejumlah 18 desa di 8 kecamatan yang mengalami kekeringan, yaitu diantaranya Kecamatan Bone Pantai, Kecamatan Bulango Timur, Kecamatan Suwawa Selatan, Kecamatan Tilongkabila, Kecamatan Kabila Bone, Kecamatan Suwawa Tengah, Kecamatan Bulawa dan Kecamatan Botupingge.

Dari rilis data BPBD itu menunjukkan dari 18 desa itu, setidaknya ada sejumlah 4164 jiwa dari 1171 KK yang terdampak kekeringan.

Data itu juga menunjukkan, dalam proses pendistribusian air bersih tahap dua ke masyarakat terdampak dari 31 Juli hingga 05 Agustus 2026, telah dilakukan penyaluran air di 14 desa dari 5 kecamatan dengan jumlah penerima 1493 jiwa dari 454 KK.

Sementara, dari total pendistribusian air bersih ke masyarakat dari tahap 1 ditambah tahap 2 sejumlah 227.200 liter air yang disalurkan ke 16 desa di 7 kecamatan dengan jumlah penerima 2041 jiwa dari 713 KK.

Saat ini, dalam melakukan proses pendistribusian air bersih ke masyarakat, sejumlah 4 armada yang dikerahkan meliputi 1 unit tangki 5.000 liter milik PMI Bone Bolango, 1 unit tangki 5.000 liter milik BPBD Provinsi Gorontalo, serta 2 unit pickup BPBD Bone Bolango dengan kapasitas masing-masing sekitar 1.750 liter.

Selain itu, BPBD juga membuka layanan Call Center 0812-4484-1834 bagi warga yang membutuhkan informasi atau bantuan terkait distribusi air bersih.

BPBD Bone Bolango juga memastikan bantuan akan terus disalurkan hingga kondisi air bersih di wilayah terdampak membaik, dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta memanfaatkan air bersih secara bijak.

Reporter: Yayan