Dulohupa.id – Kota Gorontalo merupakan salah satu dari puluhan kota madya yang ada di Indonesia. Merembet terus berkembang menyinari cahayanya, sebagai daerah maju di wilayah Provinsi Gorontalo.
Terkini, trotoar di salah satu jalan di Kota Gorontalo yakni Jalan Nani Wartabone kian menjadi spot berkumpul, semacam ada magnet penarik untuk didatangi masyarakat.
Usai dibedah oleh pemerintah, Jalan Nani Wartabone kemudian dimanfaatkan masyarakat. Angkringan, pelaku UMKM, nongkrong, menjadi wajah lain dari hanya sebatas jalan itu.
Ramainya jalan tersebut terlihat di hampir setiap malam, terlebih pada malam minggu pun pada malam kamis. Ratusan, mungkin bahkan ribuan masyarakat tumpah ruah melewati hingga menetap nongkrong di tepi jalan (trotoar) itu.
Seperti halnya salah satu pengunjung, Neva mengaku bahwa (lokasi) jalan Nani Wartabone kini seru hingga asik untuk dinikmati.
“Wah, tentunya seru sekali yaa, karena bisa dilihat ini benar-benar ramai dan padat, anak-anak muda, pokoknya semua kalangan ada disini, jadi sangat seru dan asik sekali berada disini malam hari ini,” ujar Neva kepada Dulohupa, Sabtu (19/07/2025) malam.
Tak sampai situ, Neva pun berpendapat bahwa dengan adanya tongkrongan yang disulap dari jalan yang ada di Kota Gorontalo sebagai salah satu penyumbang pendapatan daerah itu sendiri.
Neva tak hanya datang sendiri, bersama ketiga sahabatnya yaitu Nadin, Naya, dan Nadiva mengaku biasanya berkunjung pada malam minggu dan malam kamis ditempat ini.
Selain itu, dampak positif dari tempat nongkrong baru ini turut disuarakan pelaku usaha yang menjual jajanan di ruas jalan Nani Wartabone. Yaa, Hamka Polapa, salah satu penjual ditempat ini.
Anak muda yang satu ini mengungkapkan apresiasinya kepada masyarakat yang sangat ramai berkunjung meramaikan ruas jalan Nani Wartabone.
“Dan bagi saya, ini juga meningkatkan UMKM dan juga apresiasi terhadap daerah (pemerintah), karena ini sebagai momen untuk bisa lebih memajukan daerah kita sendiri,” ucap Hamka kepada Dulohupa.
Hamka mengaku bahwa wajah (Kota Gorontalo) terkhusus di Jalan Nani Wartabone dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya sangat berbeda, dimana sebelumnya mungkin hanya terfokus di tempat lain, namun kini juga menyebar di sepanjang jalan tersebut.
Terakhir, ia tak lupa mengingatkan agar masyarakat tetap peduli dengan lingkungan. Meski terus bertambah ramai, namun kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
“Siapa saja bisa jualan di jalan ini, cuman satu jangan lupa jaga kebersihan. Dan untuk para masyarakat yang nongki atau singga di jajanan juga bisa menjaga kebersihan bersama,” tandasnya.
“Bagi saya, untuk masyarakat yang suka nongki di jalan (eks) Pandjaitan (sekarang Nani Wartabone) jangan lupa singga dan nikmati jajanan yang ada disini, kapan saja atau di momen-momen kapan saja,” tutup Hamka.
Sementara itu, untuk pihak Pemerintah Kota Gorontalo mengizinkan masyarakat siapa saja untuk bisa berdagang di tempat tersebut, namun dengan satu catatan yaitu menjaga kebersihan lingkungan.
Reporter: Yayan












