Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEKOTA GORONTALOPERISTIWAPolda Gorontalo

Kasus Penganiayaan di Leato Selatan, 6 Orang Diamankan Polisi

853
×

Kasus Penganiayaan di Leato Selatan, 6 Orang Diamankan Polisi

Sebarkan artikel ini
Penganiayaan Leato
Polisi saat lakukan interogasi kepada 6 orang yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan di Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo. Foto/Polresta

Dulohupa.id – Petugas kepolisian ringkus 6 orang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan di Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo. Mereka diduga terlibat dalam kejadian penganiayaan terhadap korban APD (22), warga kabupaten Bone Bolango pada Minggu (16/6/2024) kemarin.

Kapolresta Gorontalo Kota Kombespol, Ade Permana melalui Kasat reskrim Kompol Leonardo Widharta mengatakan, sebelumnya tim gabungan dari Satreskrim Polresta Gorontalo Kota, personil Polsek Kota Timur, Polsek Kawasan Pelabuhan Gorontalo serta resmob Otanaha melakukan olah TKP pasca kejadian. Petugas kemudian mengantongi ciri-ciri yang terlibat dalam kejadian.

“Kami mengamankan enam orang yang ada di lokasi kejadian masing masing SL (19), FFA (17), DK (17), RHH (20), WK (26) dan EA (29) dimana semuanya merupakan warga Kota Gorontalo” ujar Kompol Leonardo

Kasus ini berawal dari korban APD dan rekan rekannya sedang nongkrong di Kelurahan Leato Selatan, tiba tiba satu rekannya yakni MAL menemukan panah wayer di tempat duduk tongkrongan. Mereka sempat mencari pemilik panah wayer. Namun tiba-tiba DK dan satu temannya mendekati korban dan rekan-rekannya dengan mengarahkan panah wayer hingga terkena di perut sebelah kiri korban.

DK kemudian melarikan diri berusaha dikejar oleh MAL namun tidak berhasil. Teman DK yakni FFA yang menunggu di atas sepeda motor terlibat adu mulut dan menjadi sasaran penganiayaan. Kemudian mereka mengamakan FFA ke polsek kawasan pelabuhan Gorontalo.

Setelah itu sekelompok orang yang merupakan rekan dari DK dan FFA mencari MAL dan rekannya, sehingga terjadi kejar kejaran dan melakukan penganiayaan terhadap korban APD. Korban alami luka di kepala setelah diserang menggunakan batu bata oleh para terduga pelaku.