Untuk Indonesia

Kasus Hepatitis Indonesia Terus Bertambah, Gorontalo Masih Aman

Dulohupa.id- Angka kematian kasus Hepatitis akut misterius di Indonesia perlahan merangkak naik. Hingga saat ini tercatat jumlah kasus kematian telah mencapai tujuh orang. Untuk Provinsi Gorontalo sendiri hingga saat ini belum ada laporan mengenai penyakit ini.

Kepada Redaksi Dulohupa.id, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, Abdul Haris Ahmadong mengungkapkan. Hingga saat ini, Gorontalo masih terbilang aman dari penyakit misterius itu. Namun demikian, Pihaknya meminta warga tetap waspada dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Hal ini guna mencegah munculnya penyakit, tidak hanya Hepatitis akut tetapi juga penyakit lainnya.

Baca Juga:  Fakta Dibalik Kasus Penganiayaan Bocah Asal Kotamobagu yang Tewas di Gorontalo

“Untuk Kota Gorontalo sejauh ini belum ada kasus yang ditemukan. Olehnya untuk pencegahan kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan. Juga menjaga kebersihan rumah serta tetap mencuci tangan dan tidak sembarangan menyentuh benda-benda yang berada di tempat umum,” Terangnya.

Abdul Haris juga mengingatkan kepada masyarakat, agar tidak panik dengan adanya penyakit Hepatitis misterius ini. Karena meski belum diketahui penyebab pasti munculnya penyakit ini. Pemerintah terus berupaya untuk mencarikan solusi pencegahan dan penanganannya.

Baca Juga:  Meningkat, Jumlah Orang di Eksekusi Mati Tahun 2021 Sebanyak 579

“Memang Hepatitis ini ada sejak dulu. Ada Hepatitis A,B,C,D dan E. Namun yang baru ini belum diketahui pasti jenis apa dan penyebabya. Makanya kami minta masyarakat tetap tenang dalam menyikapi ini. Intinya kami pemerintah terus berupaya dalam hal penanganannya,” Tegasnya.

Sementara itu, Terkait upaya pencegahan Dinas Kesehatan Kota Gorontalo rencananya akan meningkatkan penyuluhan serta sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya hepatitis.

“Tentunya kita akan melakukan penyuluhan dan sosialisasi agar tetap menjaga kebersihan, baik diri maupun lingkungan” Tandasnya.

 

Reporter: Sumitro Igirisa

Comments are closed.