Gorontalo – Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo Irjen Pol Drs. Widodo S.H.,M.H secara resmi membuka kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Gorontalo Tahun Anggaran 2026. yang di gelar di Azlea Convention Centre, Kota Gorontalo, Kamis (27/08/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “SDM Unggul, Polri Presisi, Rencana Kerja Pemerintah 2026 Aman dan Sukses, Kegiatan ini dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Gorontalo, para Kabag SDM Polres jajaran, serta perwakilan personel yang membidangi fungsi SDM. Rakernis tersebut mengusung tema “SDM Polri yang Unggul, Presisi, dan Adaptif dalam Mendukung Transformasi Polri menuju Indonesia Emas.
Dalam arahannya, ia menekankan bahwa tantangan tugas kepolisian ke depan semakin kompleks. Karena itu, peningkatan kompetensi, integritas, disiplin, serta profesionalisme personel harus menjadi perhatian bersama.
“Menurutnya SDM juga merupakan aset utama organisasi. Dengan personel yang unggul, berintegritas dan profesional, Polri akan semakin mampu menjawab tuntutan masyarakat serta menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan,” menjadi pesan penting dalam pelaksanaan Rakernis tersebut”,ujarnya.
Melalui Rakernis ini, seluruh jajaran diharapkan dapat menyatukan persepsi dan menyusun langkah strategis di bidang SDM, mulai dari peningkatan kapasitas personel, pembinaan karier, pengembangan kompetensi hingga penguatan manajemen sumber daya manusia yang berorientasi pada kebutuhan organisasi.
Terlebih jendral bintang dua itu menuturkan bahwasanya penguatan SDM juga diarahkan untuk mendukung pelaksanaan tugas Polri dalam mengawal berbagai agenda nasional, termasuk memastikan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sukses di wilayah Provinsi Gorontalo.
Dengan semangat “SDM Unggul, Polri Presisi”, Polda Gorontalo terus berkomitmen membangun personel yang kompeten, berintegritas dan adaptif, sehingga mampu memberikan pelayanan yang semakin profesional serta menghadirkan Polri yang benar-benar presisi, humanis, dan dipercaya masyarakat’,tutupnya.











