Dulohupaid – Desa Biluhu Timur terletak di Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Desa Biluhu Timur yang terletak di pesisir pantai menjadi salah satu wilayah banyak dikunjungi warga untuk berwisata.
Namun untuk menuju lokasi wisata di Desa Biluhu Timur kerap menjadi tantangan tersendiri bagi wisatawan. Pasalnya jalan tikungan maupun turunan tajam di Desa Biluhu Timur sering memakan korban jiwa akibat kecelakaan.
Menilik kebelakang, kecelakaan pernah terjadi pada bulan Agustus 2022 yang mengakibatkan suami istri tewas di lokasi. Saat itu kedua korban menggunakan sepeda motor matic hendak menuju wisata di wilayah pantai Biluhu. Namun saat melintasi turunan jalan, mereka mengalami kecelakaan dan terlempar keluar dari bahu jalan.
Tak sampai disitu, kecelakaan maut kembali terjadi di Desa Biluhu Timur yang mengakibatkan seorang mahasiswi meninggal di lokasi, Kamis (01/6/2023) sekitar pukul 15.00 Wita. Sementara satu rekannya mengalami luka-luka. Motor yang digunakan korban diduga mengalami rem blong saat melintasi turunan jalan yang curam. Sehingga kedua korban yang saling berboncengan tersebut menghantam tembok di samping rumah warga.
Kepala Desa Biluhu Timur, Fader Tanua saat dikonfirmasi Dulohupa mengakui kecelakaan kerap terjadi di jalan tersebut. Fader mengungkapkan, di bulan Mei 2023 saja sudah ada 3 kendaraan yang mengalami kecelakaan, serta ditambah dengan kecelakaan maut yang terjadi pada Kamis sore tadi.
Kondisi jalan di lokasi kecelakaan, kata Fader, sudah beraspal dan lubangnya sudah ditambal. Namun ia meminta agar struktur jalannya harus diperbaiki karena menikung dan turunan tajam.
“Memang menikung dan turunan sekali, banyak terjadi kecelakaan. Apalagi yang menggunakan motor Matic, banyak terjadi rem blong,” ungkap Fader.

Sebelumnya pemerintah desa setempat terus mendesak pemerintah Kabupaten maupun Provinsi agar memperhatikan jalan desa tersebut.
Menurut Kades, jalan ini termasuk jalan Trans yang sudah diambil alih oleh Balai pelaksana jalan Nasional. Ia mengatakan, pemerintah desa sudah menerima informasi bahwa ada perbaikan jalan lanjutan.
“Sudah ada surat masuk dari Balai Jalan, tahun ini akan ada kelanjutan perbaikan jalan. Kami minta struktur jalannya diubah, jangan ada lagi turunan dan tikungan tajam, sangat berbahaya bagi pengguna jalan,” tegas Fader.
Reporter Enda











