Dulohupa.id – Pihak Rumah Sakit (RS) Multazam Kota Gorontalo akhirnya angkat bicara terkait dugaan kasus malapraktik yang melibatkan dua orang dokter di rumahsakit tersebut.
Direktur Rumah Sakit Multazam Kota Gorontalo, Sahruddin Sam Biaya mengatakan terkait masalah dugaan malapraktik ini pihaknya masi akan melaksanakan pertemuan dengan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) dan juga pihak dari RS Aloe Saboe untuk membahas hasil penelusuran dari MKEK, pada Selasa (19/10/21)
“Hari ini saya belum bisa memberikan banyak tanggapan terkait pemberitaan yang belakangan viral di media sosial soal dugaan malpraktek di RS Multazam. Namun besok itu kami akan ada pertemuan dengan MKEK dan juga pihak dari RS Aloe Saboe, membahas hasil penelusuran dari MKEK” ungkap Sam Biaya kepada sejumlah awak media saat ditemui di RS Multazam.
Sahrudin juga menggungkapkan bahwa pihaknya akan mengadakan konfrensi pers dengan awak media usai pertemuan dengan MKEK dan RS Aloe Saboe.
“Setelah pertemuan dengan MKEK dan RS Aloe Saboe kami akan mengadakan Press Conference terkait hasil penelusuran dari MKEK selaku majelis yang memiliki wewenang dalam menindaki setiap pelanggaran yang dilakukan profesi kedokteran” ujar Sam.
Ia juga mengaku belum bertemu dengan pihak keluarga pasien dan berencana akan melakukan kunjungan silahturahmi setelah semua permasalahan selesai.
Sebelumnya, publik dihebohkan dengan adanya kasus dugaan malapraktik yang terjadi disalah satu Rumah Sakit ternama di Kota Gorontalo yang menyebabkan seorang pasien meinggal dunia pada 15 Oktober lalu.











