Untuk Indonesia

Ini Dia Lima Kecamatan di Pohuwato yang Capaian Vaksinasinya Masih Rendah

Dulohupa.id- Angka vaksinasi Covid-19 di lima dari tiga belas kecamatan di Kabupaten Pohuwato, masih rendah. Capaian itu diungkapkan Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa dalam pertemuan dengan para pihak yang tergabung dalam program pelaksanaan vaksinasi Kabupaten Pohuwato.

Lima kecamatan itu dianggap rendah karena capaian vaksinasinya di bawah 50 persen. Lima kecamatan itu adalah Dengilo, Buntulia, Duhiadaa, Patilanggio, dan Lemito.

“Setelah mendengar laporan dari pihak puskesmas dan Camat, ternyata masih ada capaian vaksinasi yang rendah di beberapa kecamatan, dan ini perlu menjadi perhatian kita semua untuk mengejar ketertinggalan capaian tersebut,” ungkap Suharsi dalam rapat tersebut. 

Karena itu, setiap camat dan kepala puskes di masing-masing puskesmas di daerah tersebut, optimis dalam bulan ini pihaknya mampu menggenjot capaian vaksinasi dan melampaui target yang dimaksud. 

“Ya, terkait hal ini perlu ada rapat internal antara dinkes dan seluruh puskes tentang penyelesaian percepatan vaksinasi dan tak luput juga penginputan secara aplikasi. Juga peran aktif dari kadis kominfo untuk membantu tempat-tempat atau pelaksanaan vaksinasi yang jaringannya tidak bagus untuk mempercepat proses penginputan data tersebut,” terang Wabup.

Sementara itu, plt Kadis Kesehatan Pohuwato, Irfan Saleh, menjelaskan, data capaian vaksinasi di wilayah Pohuwato saat ini mencapai angka 80,60 persen. 

“Untuk data manual sekarang sudah 80,60 % , untuk di sistem smile sekarang sudah 60, 07%,” kata Irfan, Selasa (12/10/2021). 

Menurutnya, capaian vaksinasi Kabupaten Pohuwato saat ini tengah bersaing dengan capaian vaksinasi yang ada di Kota Gorontalo.

“Kita berharap targetnya bapak bupati di november sudah sampai 80 sampai 90% sudah bisa kita capai,” harapnya.

Ia juga berharap, masyarakat Pohuwato tetap menjalankan protokol kesehatan meskipun telah melakukan vaksinasi pertama dan kedua. Upaya kesadaran ini untuk membangun kepekaan sosial di masyarakat dalam memutus rantai penyebaran COVID-19 di kalangan masyarakat Pohuwato. 

“Iya, masyarakat harus tetap menjalankan protkes saat berkegiatan di luar rumah meskipun sudah divaksin, ini menjadi bagian penting dalam memutus rantai penyebaran COVID-19,” Tambahnya.

Reporter: Zulkifli Mangkau

Comments are closed.