Dulohupa.id – Timnas Indonesia harus mengakui kekalahan setelah takluk 0-2 dari sang juara dunia Argentina dalam laga FIFA matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (19/6) malam.
Meskipun kalah, Indonesia patut diberi apresiasi karena berupaya memberikan perlawanan dan hanya kemasukan dua gol dari Argentina.
Timnas Argentina berhasil unggul berkat gol Leandro Paredes di babak pertama. Sementara di babak kedua, Cristian Romero menambah keunggulan La Albiceleste.
Awal babak pertama Tempo pertandingan berjalan lambat. Kedua tim masih berhati-hati dalam membangun serangan. Namun Timnas Argentina mulai mendominasi penguasaan bola, sementara Indonesia memilih untuk bermain dengan rapat untuk menghalau serangan-serangan Argentina.
Peluang demi peluang didapatkan Argentina untuk mengancam pertahanan Indonesia. Alhasil Leandro Paredes membobol gawang Ernando pada menit ke-38 dengan melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti.
Memasuki akhir babak pertama, timnas Indonesia nyaris menyamakan kedudukan setelah Ivar Jenner melepaskan tembakan mendatar namun bola berhasil ditepis oleh Emiliano Martinez. Skor 1-0 menutup jalannya pertandingan di babak pertama.
Pada babak kedua Pratama Arhan masuk menggantikan Shayne Pattynama dan Dendy Sulistyawan menempati posisi Dimas Drajad.
Tiga menit berselang, lemparan Arhan kembali merpotkan lini pertahanan Argentina. Di menit ke-52, lemparan jauh Arhan berhasil ditanduk dengan baik oleh Elkan Baggott dan mengarah ke gawang Argentina, namun Martinez berhasil menepis peluang tersebut.
Namun sayang gawang Indonesia kembali bobol di menit ke-56. Berawal dari skema sepak pojok, Cristian Romero yang tidak dikawal dengan ketat berhasil menanduk bola dengan sempurna. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Argentina.
Meski tertinggal 2-0, timnas Indonesia tidak patah semangat. Tim asuhan Shin Tae-yong terus mencoba untuk menekan Argentina, meski tim tamu tampil lebih dominan.
Timnas Indonesia terlihat lebih berani menyerang pada babak kedua, namun tidak bisa memaksimalkan momen ketika menguasai bola.
Argentina pun masih cukup apik dalam mengontrol pertandingan dan kembali menguji ketangguhan Ernando Ari di bawah mistar gawang. Keberadaan Alejandro Garnacho yang menjadi pemain pengganti menghadirkan dimensi baru dalam penyerangan Tim Tango.
Alejandro Garnacho merangsak masuk ke dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan, namun bola berhasil ditepis Ernando menggunakan kakinya.
Jual beli serangan terus berlanjut hingga akhir pertandingan. Namun skor 2-0 tidak berubah, Indonesia harus menerima keunggulan timnas Argentina.
Content Writer











