Dulohupa.id – Penjabat Bupati Boalemo Hendriwan menyoroti terkait persoalan narkotika yang telah menjadi permasalah komplek di masarakat. Hal ini disampaikan Hendriwan saat membuka kegiatan konsolidasi kebijakan kota tanggap ancaman narkoba, yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Boalemo, di Citimall Kota Gorontalo Kamis (30/3).
“beberapa faktor yang mempengaruhi penyalahgunaan narkotika ini diantaranta individu, lingkungan dan faktor ketersediaan. Dan kita tau bersama penyalahgunaan dan peredaran ini lebih banyak berada di perkotaan dari pada di desa” kata Hendriwan.
Dalam kegiatan ini Hendriwan juga kembali mengingatkan peran serta pemerintah daerah didalam mencegah peredaran dan penyalaghunaan narkotika.
“sesuai dengan Inpres No 2 tahun 2020, tentang rencana aksi nasional pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, itu kita pemerintah diharapkan harus cepat tanggap terhadap ancaman narkoba ini” jelas Hendriwan.
Direktur Pendapatan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini juga menyatakan dukungannya untuk pemberantasan obat-obatan terlarang yang ada di Indonesia, terutama di Kabupaten Boalemo.
“P4GN yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) ini merupakan program pemerintah pusat, olehnya saya selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo sangat mendukung pelaksanaan rencana aksi nasional P4GN” tandas Hendriwan











