Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Hasil Rapid Tes Negatif, Pemerintah Botupingge Berikan Edukasi pada Warga PDP Yang Kabur Dari RSAS

Dulohupa.id – Setelah keluar hasil tes negatif, Pemerintah Kecamatan bersama Kepolisian Sektor dan Puskesmas Botupingge memberikan edukasi kepada seorang pria berinisial (RA) Pasien Dalam Pantauan (PDP) yang dikabarkan lari dari Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) beberapa waktu kemarin.

Hal ini seperti yang disampaikan Kepala Puskesmas Botupingge Felmi S kude dimana menurutnya Rapid test yang di lakukan oleh pihak menurutny kepada Pasien tersebut, sudah yang kedua kalinya di lakukan. Dikatakan Felmi pasien yang masuk pada tanggal (25-04-2020) ini sudah di lakukan Rapid test setelah pria tersebut masuk RSAS dengan keluhan panas dan sesak nafas.

“Setelah 2 hari berada di RSAS, pria ini keadaanya sudah membaik, sehingga di izinkan pulang karena sudah bertingkah di RSAS dan membuat para perawat kewalahan. Sehingga di keluarkan dengan syarat harus isolasi mandiri,” ujarnya.

Akan tetapi dikatakan Kepala Puskesmas Botupingge, menurut Dr. Rahayu Tulen Penanggung Jawab Covid-19 Dinas Kesehatan Bone Bolango yang disampaikan via telpon celluler untuk meninjau pria tersebut, karena keluarganya tidak mau menerimanya di rumah. Lebih lanjut Felmi menerangkan, pihaknya langsung melakukan rapid test kedua setelah menerima telepon dari Dr. Rahayu Tulen untuk meyakinkan masyarakat yang ada di sekitar rumah pasien tersebut.

“Jadi kami melakukan rapid test kedua untuk meyakinkan masyarakat khususnya keluarganya yang tida mau menerima kedatangannya di rumah untuk isolasi mandiri”. Tandasnya. (Erik)