Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Hasil Musyawarah Lembaga Adat, David Bobihoe Akib Dianugerahi Gelar “Ta O’bubaya Loloopo”

Dulohupa.id – Sebagai salah satu putra daerah yang menyandang gelar adat Ta’Uwa Lo Lahuwa (Putra terbaik Indonesia asal Gorontalo) Almarhum David Bobihoe Akib, pada musyawarah lembaga adat pemberian Garai yang digelar pada Rabu (22/07), di anugerahi sebagai gelar adat Ta O’bubaya Loloopo yang artinya Putra Indonesia Terbaik Asal Gorontalo yang mengabdikan dirinya diberbagai lini kegiatan.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Ketua Dewan Adat Gorontalo Karim Pateda, ini berdasarkan hasil musyawarah bersama para pemangku adat Gorontalo yang dilaksanakan di Rumah Adat Kabupaten Gorontalo yang dihadiri oleh, Asisten II Kabupaten Gorontalo Utara, Mantan Sekda Boalemo dan sejumlah pemangku adat Gorontalo.

Dijelaskan oleh Karim Pateda, pemberian Garai terhadap David Bobihoe adalah satu bentuk penghargaan dari negeri terhadap beliau, sebagai mantan Bupati Gorontalo yang telah membangun daerah ini, selama 2 periode, yang juga menyandang salah satu dari Lima gelar adat (Pulanga) yakni Ta’Uwa Lo Lahuwa.

Biasanya dikatakan olehnya Pemberian Garai dilakukan sebelum jenazah dimakamkan, namun dalam kondisi Pandemi Covid-19 ini belum dilakukan, dan baru bisa dilaksanakan pada hari ke 7, seperti yang dilaksanakan saat ini.

“Jadi saya jelaskan sedikit, gelar adat itu ada jenis pertama yang diberikan bagi yang masih hidup disebut Pulanga, kemudian gelar adat yang sudah meninggal disebut Garai. Pemberian pulanga itu merupakan kewajiban bagi negeri dalam memberikan penghargaan bagi yang  yang punya karir dan prestasi. Almarhum samasa hidupnya mempunyai karir dan prestasi,” ungkapnya. (Dhedy)