Dulohupa.id – Farwan Manoppo, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan Sejarah Universitas Negeri Gorontalo (UNG) memberikan klarifikasi terkait foto yang beredar di media sosial.
Foto tersebut memicu spekulasi yang tidak berdasar, mengaitkan namanya dengan peristiwa meninggalnya seorang mahasiswa, Muhammad Jeksen usai mengikuti kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala).
Dalam penjelasannya, Farwan mengungkapkan bahwa foto tersebut diambil setelah acara pembukaan Diksar.
“Saya hadir dalam pembukaan tersebut atas undangan sebagai Ketua HMJ Sejarah, dan foto itu diambil usai pembukaan kegiatan. Kebetulan juga almarhum adalah junior saya,” jelasnya.
Farwan juga menceritakan bagaimana ia mendengar kabar duka mengenai kepergian juniornya. Ia mengatakan kabar tersebut didengarnya sekitar jam 9 pagi pada Senin, 22 September 2025.
“Saya sedang duduk di kos sambil menunggu jam mata kuliah, ketika tiba-tiba ada telepon dari senior di HMJ Sejarah yang memberitahukan informasi mengenai korban,” tambahnya.
Atas tersebarnya isu tersebut, Farwan mengecam pihak-pihak yang menyebarkan foto tersebut dengan narasi yang menyesatkan. Ia menegaskan bahwa ia tidak terlibat dalam kegiatan Diksar tersebut dan hanya hadir sebagai tamu undangan.
“Saya menerima undangan pada Rabu, 10 September 2025, pukul 15:00, dan tidak berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, hanya sebagai tamu undangan,” tutupnya.
Reporter: Maya












