Dulohupa.id – Maroko (Morocco) tercatat sebagai negara muslim pertama yang lolos ke semifinal Piala Dunia 2022, setelah mengalahkan Portugal 1-0 di babak perempat final pada Sabtu (11/12/2022) kemarin.
Maroko juga sebelumnya mencetak sejarah mengalahkan Tim Spanyol di babak 16 besar.
Perjalanan Maroko hingga berada di titik ini memang bukan semata karena keberuntungan. Pasalnya para lawan yang mereka atasi adalah tim-tim kelas kakap, dari mulai fase grup hingga knock-out.
Satu grup dengan Belgia dan finalis edisi lalu Kroasia, itu adalah mimpi buruk. Tapi Maroko berhasil mengatasi keduanya dengan apik untuk keluar sebagai juara grup.
Di babak gugur, mereka menghadapi jawara 2010 Spanyol dan jawara Euro 2016 Portugal. Namun, Maroko seakan mudah bisa menyaksikan keberhasilan bersejarah mereka itu.
Menilik permainan Maroko, tim ini punya pertahanan yang tangguh dipimpin sosok kaliber Achraf Hakimi dan tembok terakhir yang sedang naik daun Yassine Bounou. Maroko baru sekali kebobolan selama turnamen di Qatar, itupun hanya gol bunuh diri saat melawan Kanada.
Maroko selanjutnya akan menghadapi Prancis pada babak semifinal Piala Dunia 2022, Kamis (15/12) dini hari WIB. Prancis lolos ke empat besar setelah mengalahkan Inggris. Sementara semifinal lainnya mempertemukan Kroasia vs Argentina yang digelar pada Rabu (14/12) dini hari WIB.
Dilansir dari Wikipedia, Maroko merupakan salah satu negara di Afrika Utara, yang terletak tepat di seberang Selat Gibraltar dari Spanyol. Negara ini berbatasan dengan Aljazair di timur dan tenggara, Sahara Barat di selatan, Samudra Atlantik di barat, dan Laut Mediterania di utara.
Negeri ini memiliki jajaran pegunungan. Satu yang paling besar adalah Pegunungan Atlas yang menjadi jantung negeri sampai ke bagian selatan. Kemudian, pegunungan Rif yang terletak di sebelah utara negeri Maroko.
Maroko menjadi satu-satunya monarki di Afrika Utara yakni sistem pemerintahan monarki konstitusional dengan parlemen yang dipilih. Raja Maroko memegang kekuasaan eksekutif dan legislatif, serta komandan tertinggi militer, kebijakan luar negeri, dan urusan agama.
Adapun kekuasaan eksekutif dijalankan oleh pemerintah, untuk kekuasaan legislatif dipegang pemerintah dan dua lembaga parlemen, Majelis Perwakilan Rakyat dan Majelis Anggota Dewan.
Sebagian besar penduduk Maroko terdiri dari orang Arab dan Imazighen atau campuran keduanya. Juga ada Suku Berber. Populasi lain adalah keturunan pengungsi dari Spanyol yang melarikan diri dari Reconquista dan Afrika sub-Sahara.
Maroko memiliki penduduk mayoritas beragama Islam dan Islam merupakan agama resmi negara itu.
Secara geografis pula, Maroko merupakan tetangga dari dua negara yang dipulangkan olehnya di Piala Dunia 2022. Dua negara Iberia, Spanyol dan Portugal, terletak berseberangan dengan Maroko di sebelah utara.
Hal ini pula yang menyebabkan banyak imigran Maroko di Spanyol. Achraf Hakimi, Youssef En-Nesyri, dan Yassine Bounou termasuk di antaranya karena tumbuh di sepakbola Spanyol.
Di negara Maroko, ada sebuah gunung bernama Toubkal atau Jabal Toubkal. Ini merupakan gunung tertinggi yang berada di Afrika Utara.
Gunung Toubkal diketahui memiliki tinggi hingga 4.167 meter di atas permukaan laut. Gunung ini terletak di Pegunungan Atlas di pusat Taman Nasional Toubkal, berjarak sekitar 80 km dari Marrakesh.
Timnas Maroko memiliki julukan Singa Atlas. Salah satu alasannya karena mereka memiliki singa berber sebagai hewan nasional.
Menurut Wikipedia, singa berber juga memiliki nama lain singa atlas. Namun sayang, jenis singa ini diketahui sudah punah di alam liar sejak abad ke-20.
Singa berber terakhir yang terlihat adalah di Pegunungan Atlas pada tahun 1992 silam, sebagaimana dilansir Wikipedia. Kini, sisa-sisa singa berber hanya bisa ditemukan di kebun binatang atau sirkus.
Sementara Indonesia memiliki hubungan yang begitu dekat dengan Maroko. Kisah kedekatan Indonesia dan Maroko itu merupakan jejak keakraban sang Raja Maroko Mohammed V dengan Presiden Sukarno di tahun 1960. Atas jasa Indonesia, yang diwakili oleh Sukarno.
Kala itu, Raja Mohammed V membuat satu nama jalan khusus untuk Sukarno, sharia-Al-Rais Ahmed Sukarno dan kini bernama Rue Sukarno. Sebagai gantinya, Sukarno juga memberikan satu nama jalan di Jakarta yang terinspirasi dari Maroko, Casalanca.
Raja Mohammed V juga memberi hadiah lain untuk Sukarno berupa pembebasan visa bagi warga Indonesia yang berkunjung ke Maroko. Hebatnya, keistimewaan itu masih berlaku hingga saat ini. WNI dapat berkunjung ke Maroko tanpa visa selama periode waktu tiga bulan atau 90 hari.
Content Writer











