Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Dua Paslon Pilkada Kabupaten Gorontalo Terpapar COVID-19, Ini Tanggapan IDI dan KPU

Dulohupa.id – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Gorontalo, Irawan Huntoyungo mengaku akan transparan terhadap hasil swab test sejumlah paslon pilkada di wilayah tersebut.

Sehingga ketika ditanyakan awak media terkait adanya sembilan paslon di Provinsi Gorontalo yang terpapar COVID-19, yang dua di antaranya adalah paslon pilkada di Kabupaten Gorontalo, Mantan Direktur RS MM Dunda ini menegaskan, belum mengetahui pasti data yang terbaru terhadap hasil tersebut.

“Saya sudah mendengar bahwa yang mana ada dua pasangan calon di Kabupaten Gorontalo yang terpapar COVID-19. Jadi saya belum mengetahui nama-namanya yang jelas dan kalau saya sudah tau pasti, saya berikan datanya kepada kalian,” tegas Irawan.

Senada dengan Ketua IDI, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gorontalo, Rasyid Sayiu, mengaku belum sama sekali mengetahui jika ada dua paslon pilkada di Kabupaten Gorontalo yang terpapar COVID-19. Tapi jika memang benar, paslon yang terindikasi terpapar COVID-19, akan diminta untuk mengisolasi diri mandiri.

“Pihak kami belum menerima hasil swab test tersebut dan bila mana ada paslon yang terpapar COVID-19, maka paslon itu harus diisolasi mandiri selama 14 hari dan itu harus wajib diikuti,” tandasnya.

Meski begitu kata dia, status swab test dari paslon sebetulnya tidak mempengaruhi pencalonannya di tahapan pilkada.

“Sekarang ini masih tahapan pemeriksaan kesehatan, dimulai hari ini tanggal 7 hingga 11 nanti, dan untuk hasil swab test paslon, kami sudah berikan kepada masing-masing paslon dan itu tidak mempengaruhi sama sekali untuk tahapan berikutnya,” tutup Rasyid.

Reporter: Fandiyanto Pou
Editor  : Wawan Akuba