Bandung – Dua kereta terlibat kecelakaan di Babakan DKA Cicalengka, sekitar 400 meter dari Stasiun Cicalengka, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar), pada Jumat (5/1/2023) sekitar pukul 06.00 WIB.
Kedua kereta yang mengalami kecelakaan itu adalah KA Turangga jurusan Bandung – Surabaya dengan KA lokal Bandung Raya. Berdasarkan video rekaman warga yang berada di lokasi usai tabrakan terjadi, tampak gerbong-gerbong dari kedua KA dalam posisi bergeser dari rel bahkan terbalik.
Kepada awak media, Humas Daop 2 Bandung PT KAI, Ayep Hanapi menjelaskan, ketika kecelakaan terjadi, Commuter Line Bandung Raya diketahui baru saja meninggalkan Stasiun Haurpugur, dan tengah dalam perjalanan menuju tujuan akhirnya di Stasiun Cicalengka.
Sementara Kereta Api Turangga sudah melewati Stasiun Garut, dan dalam perjalanan ke Stasiun Bandung. Hingga akhirnya, kedua kereta ini bertabrakan di petak jalan antara Stasiun Haurpugur dan Stasiun Cicalengka, yang merupakan jalur tunggal. Karena prosedur lalu lintas di jalur Haurpugur-Cicalengka itu hanya membolehkan satu kereta yang melintas, dan diprioritaskan untuk kereta jarak jauh. Artinya, kereta lokal harus berhenti dan menunggu jalur itu kosong.
“Intinya, untuk jalur Cicalengka-Haurpugur, dalam satu petak jalan hanya boleh ada satu kereta api. Kereta lokal menunggu di stasiun, setelah kilometer aman, barulah kereta itu boleh melanjutkan perjalanan,” ujar Ayep dilansir dari Viva.co.id.
Baca Juga: Sempat dilarikan ke RS, Korban Kecelakaan di Limboto Barat Meninggal Dunia
Kecelakaan kereta api (KA) antara KA Turangga dengan Commuterline Bandung Raya, tidak menimbulkan korban jiwa dari sisi penumpang.
Tercatat, ada 37 orang penumpang yang mengalami luka ringan. Namun, ada 4 korban meninggal dari sisi petugas KA, yang terdiri dari 1 orang Masinis, 1 orang Asisten Masinis, 1 orang Petugas Keamanan Dalam Stasiun Cimekar, serta 1 orang Prama KA Turangga.
Redaksi





