Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Dua Anggota Polda Gorontalo Terluka Saat Mengamankan Demo Omnimbus Law

Dulohupa.id – Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Gorontalo, Wahyu Tri Cahyono, mengungkapkan jika dua angota Polda Gorontalo terluka saat mengamankan aksi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja atau Omnimbus Law siang tadi, Kamis (8/10).

“Kejadian unras (unjuk rasa) tadi, justru ada dua orang anggota kami yang menderita luka-luka akibat lemparan batu dari massa aksi, yang satu menderita luka lebam di bagian dada, dan yang satunya menderita luka robek dibagian pelipis,” kata Wahyu.

Lebih rinci Wahyu mengungkapkan, jika kedua anggotanya tersebut adalah Bripka Roberto dan Bripka Erfin Husain keduanya anggota Bid Propam Polda Gorontalo.

“Semestinya hal ini tidak perlu terjadi, ingatlah polisi yang menjadi korban, mereka juga punya keluarga, dan mahasiswa pun punya keluarga, ingatlah bahwa orang tua kalian yang telah membiayai kalian semua tentu menginginkan anaknya sukses dalam berkarier dan memperoleh cita-cita yang diharapkannya, janganlah pengorbanan orang tua kalian disia-siakan, hanya karena terpengaruh ataupun ikut-ikutan melakukan kegiatan yang justru banyak mudaratnya,” pesan wahyu.

Adapun dalam aksi tersebut, Wahyu mengungkapkan sempat mengamankan delapan orang yang diduga provokator. Yaitu lima orang diamankan di Polres dan tiga orang diamankan di Polda Gorontalo.

“Namun mereka semuanya sudah dilepaskan setelah dilakukan pembinaan, bahkan diantar langsung untuk bergabung dengan kelompok massa aksi mereka,” tutup Wahyu.

Reporter: Wan