Scroll Untuk Lanjut Membaca
DPRD Kabupaten GorontaloPERISTIWA

DPRD Hearing Camat Mootilango yang Diduga Langgar Netralitas ASN

×

DPRD Hearing Camat Mootilango yang Diduga Langgar Netralitas ASN

Sebarkan artikel ini
Hearing Camat Mootilango
Suasana Rapat Dengar Pendapat terkait dugaan pelanggaran Netralitas ASN, di ruang paripurna DPRD Kabupaten Gorontalo, foto/Herman Abdullah

Dulohupa.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo hearing Camat Mootilango Hasyim Rivai karena diduga melanggar netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) saat mengkampanyekan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) itu digelar oleh Komisi Gabungan DPRD Kabupaten Gorontalo di ruang sidang DPRD, Kamis (15/12/2022).

Pantauan Dulohupa, sebagian aleg tidak menyoalkan tindakan Camat tersebut. Sementara para aleg lainnya justru menyampaikan Hasyim Rivai yang juga merupakan ASN dianggap tidak netral menjelang Pemilu 2024.

Seperti yang disuarakan oleh Ketua Fraksi Golkar, Iskandar Mangopa bahwa hal ini sudah berada di rana DPRD, maka dianggap ada masalahnya.

“Tidak mungkin kalau sudah di tempat ini (Ruang Paripurna DPRD) tidak ada yang salah. Pasti ada yang salah. Maka dikesempatan ini yang salah itu harus kita luruskan,” kata Iskandar.

Kalau kemudian hal ini tidak ditindaklanjuti dalam hal meluruskan kata Iskandar, maka akan banyak lagi korban-korban berikutnya. Bahkan yang dijagokan itu akan menjadi korban politik.

“Setiap orang itu punya hak memilih dan dipilih. Dan itu jelas undang-undangnya. Tetapi punya batas-batasnya. Okelah kita punya hak memilih tapi juga harus lihat latar belakang kita, kita diatur dengan ketentuan yang ada,” jelas Iskandar.

Lebih lanjut Iskandar Mangopa mengatakan kalau ini dibiarkan begitu saja, maka artinya ASN bisa jadi akan menjadi pengurus partai. Sehingga ini perlu ditindaklanjuti oleh pemerintah.

“ASN itu bukan pengurus partai. Itu jelas dalam aturan ASN. Maka saya meminta ini ditindak lanjuti oleh Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Gorontalo,” terang Iskandar Mangopa.

Sementara, di tempat yang sama Camat Mootilango Hasyim Rivai mengklarifikasi bahwa yang sebelumnya terjadi itu benar dan itu menurut dia spontan saja dilakukan.

“Yang pada intinya apa yang saya lakukan ini bukan saya tidak sadar. Tetapi pada prinsipnya spontan saja saya sampaikan ini dan yang pasti tidak ada indikasi untuk merusak tatanan politik,” jelas Hasyim.

SebelumnyaCamat Mootilango Hasyim Rivai di depan pejabat secara blak-blakan mengkampanyekan salah satu Aparat Negeri Sipil (ASN) di Kabupaten Gorontalo, Selasa (13/12/2022).

Salah satu figur yang di kampanyekan diduga adalah panglima ASN atau Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir. Hal itu disampaikan Camat Mootilango saat acara mini lokakarya lintas sektor tingkat Puskesmas Kecamatan Mootilango.

“Insyaallah ke depan di 2024 bulan November kita akan melahirkan Bupati yang dari unsur ASN. Setuju bapak ibu,” seru Camat Hasyim saat memberikan sambutan.

Dengan seruan kata setuju, kemudian para tamu undangan di acara tersebut spontan membalas dengan meneriaki setuju.

“Setuju bapak ibu? (Setuju, suara tamu undangan) mau, (mau, suara tamu undangan) saya tidak kampanye, cuman mari kita sama-sama untuk membangun Kabupaten Gorontalo yang lebih maju di tahun-tahun yang akan datang,” seru Camat Hasyim lagi kepada tamu undangan.

Reporter: Herman Abdullah.