Untuk Indonesia

Donor Plasma Konvalesen Sangat Membantu Penderita COVID-19

Dulohupa.id- Seorang ahli kesehatan, dr Zainal Abidin merespon tindakan sejauh penyintas COVID-19 yang melakukan donor plasma konvalesen. Menurutnya, donor plasma yang juga dilakukan oleh sejumlah pejabat BUMN dan Polri, sangat membantu para penderita COVID-19.

“Itu (kegiatan donor plasma) sangat baik dan sebagai kegiatan sosial. Ini sangat membantu, karena memang saat ini banyak yang membutuhkan. Tidak sedikit para penderita COVID-19 kesulitan untuk mencari itu. Maka semakin banyak yang melakukan donor plasma itu sangat baik,” ujar Zainal Arifin, Senin (8/2).

Menurutnya, kegiatan donor plasma yang dilakukan oleh sejumlah pejabat itu harus mampu menginspirasi pejabat pemerintahan lainnya. Zainal pun mengatakan, kesadaran para pendonor plasma di Indonesia tumbuh karena rasa saling membutuhkan. Mereka sebelumnya, saat menderita COVID-19 pun banyak mendapatkan bantuan dari orang lain.

Baca Juga:  Sandiaga S. Uno: Kunci Sukses Berwirausaha Harus Berani Mengambil Resiko

“Jadi kesadaran mendonorkan plasma ini muncul setelah para penyintas COVID-19 dinyatakan sembuh. Saya kira itu bagus, karena memang peran dari sesama itu sangat dibutuhkan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Perhimpunan Hematologi dan Transfusi Darah Indonesia (PHTDI) dr Tubagus Djumhana Atmakusuma mengatakan, pihaknya tengah membuat panduan pelaksanaan kegiatan donor plasma konvalesen, agar pelaksanaan kegiatan tersebut sesuai kebutuhan medis.

“Kan yang donor plasma  konvalesen ini mereka yang pernah terpapar COVID-19 dan sembuh,” ujarnya.

Ia mengakui, kegiatan donor plasma konvalesen oleh penyintas COVID-19 baik. Namun untuk memenuhi kebutuhan antibodi yang berkualitas, harus dibutuhkan pendonor penyintas COVID-19 dengan kasus berat.

“Yang paling bagus pendonor plasma ini dari penderita Covid-19 dengan kasus berat. Karena harapannya dari pendonor ini menghasilkan antibodi yang menetralkan virus Covid-19 saat ditransfusikan kepada penderita COVID-19,” bebernya.

Reporter: Mega

Comments are closed.