Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
BONE BOLANGOHEADLINEPERISTIWA

Direksi Proyek Waduk Bulango Ulu Minta Warga Cegat Truk yang Ugal-Ugalan

×

Direksi Proyek Waduk Bulango Ulu Minta Warga Cegat Truk yang Ugal-Ugalan

Sebarkan artikel ini
Ugal Ugalan Truk
Direksi Proyek Waduk Bulango Ulu (kanan), Abdul Razak Adji usai melakukan mediasi bersama warga dan pemerintah setempat. Foto: Dulohupa.

Dulohupa.id – Menindaklanjuti keluhan warga Bulango Utara, Direksi proyek Waduk Bulango Ulu minta warga cegat pengemudi truk yang ugal-ugalan ketika melintasi permukiman.

Hal itu ditegaskan Direksi proyek Waduk Bulango Ulu, Abdul Razak Adji usai menerima keluhan dan aksi protes oleh warga yang berada di Desa Kopi, Kecamatan Bulango Utara, Bone Bolango.

“Makanya tindak lanjut dari hasil pembahasan musyawarah dengan pemerintah Desa dan juga tokoh masyarakat kita sepakati bahwa kita akan tetap tindaklanjuti. Dan langkah yang paling efektif adalah masyarakat kita imbau jika ketemu dengan supir yang masih Ugal-Ugalan atau tidak menaati aturan yang ada, silahkan dicegat,” Jelas Abdul Razak Adji.

Baca Juga: Ugal-Ugalan, Truk Pengangkut Material Proyek Waduk Bulango Ulu Resahkan Warga

Meskipun demikian, Dirinya juga meminta agar truk yang dicegat tidak dirusak, dimana pihak perusahaan terkait akan memberikan efek jera kepada pelaku. Namun, ia menyebut bahwa banyak sopir truk secara bergantian dalam beraktivitas menjadi kendala dalam memberikan imbauan.

“Mereka itu sering gantian sopirnya, sehingga hari ini masuk si A besoknya si B. Makanya itu yang membuat mereka kurang paham. Tapi kita sudah sepekati bahwa siapapun itu, alasan apapun kita tidak benarkan, dan hal itu akan kita sampaikan kepada penyedia jasa” Tegasnya.

Disamping itu, Kepala Desa Kopi, Kimin Daun turut mengapresiasi atas upaya pihak direksi yang mau melakukan mediasi dan mencari solusi atas apa yang menjadi keluhan warga. Kimin berharap melalui musyawarah dan mediasi yang dilakukan membuat para sopir truk tidak lagi ugal-ugalan ketika melewati pemukiman.

“Karena memang saya juga mengalami apa yang dikeluhkan warga, saya melihat dengan mata kepala sendiri bahwa betul apa yang dikeluhkan oleh warga tentang bagaimana supir truk ini seperti tidak memiliki SIM. Bahkan kemungkinan mereka ini belum ahli dalam mengemudikan mobil, itu kenyataan yang saya lihat,” Ujar Kepala Desa Kopi, Kimin Daud.

Reporter: Kimon