Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialPEMKOT GORONTALO

Dinsos Kota Gorontalo Optimis Tangani Kemiskinan Ekstrem

266
×

Dinsos Kota Gorontalo Optimis Tangani Kemiskinan Ekstrem

Sebarkan artikel ini
Gorontalo Kemiskinan EKstrem
Kadis Sosial dan pemerdayaan masyarakat Kota Gorontalo, Irwansyah Taha. Foto: Kris/Dulohupa

Dulohupa.id – Dinas Sosial (Dinsos) dan pemerdayaan masyarakat Kota Gorontalo optimis dan komitmen dalam upaya pengentasan anga kemiskinan Ekstrem di daerah setempat.

Upaya dan komitmen yang terus dilakukan oleh pemerintah Kota Gorontalo baik melalui Dinas Sosial dan pemerdayaan masyarakat maupun seluruh Stakeholder terus membuahkan hasil yang cukup signifikan dalam mengatasi dan menekan angka kemiskinan ekstrem. Kemiskinan Ekstrem sendiri hingga saat ini masih menjadi fokus bagi pemerintah pusat hingga pemerintah daerah untuk mencapai 0 persen kemiskinan ekstrem.

Kadis Sosial dan pemerdayaan masyarakat Kota Gorontalo, Irwansyah Taha mengungkapkan bahwa salah satu faktor yang mengakibatkan masyarakat masuk dalam kategori miskin ekstrem adalah keluarga yang berpenghasilan dibawah Rp 1.250.000. Sementara saat ini harga kebutuhan bahan pokok terus mengalami lonjakan harga yang tidak sebanding dengan jangkauan daya beli masyarakat.

“Ini yang saat ini masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah pusat dan daerah untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem. Namun Kota Gorontalo sendiri menjadi yang paling rendah yakni sekitar 0,36 persen. Memang tidak mudah untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem ini, tapi ketika pemerintah komitmen bersama-sama, secara perlahan insyaallah kita akan fokus dan semua sasarannya jelas,” Pungkas Kadis Sosial dan pemerdayaan masyarakat Kota Gorontalo, Irwansyah Taha.

Baca Juga: Tekan Kemiskinan Ekstrem, Pemkot Salurkan Bantuan Pangan di Sipatana

Lebih lanjut, Irwansyah menegaskan bahwa hal itu dapat diwujudkan jika dilakukan secara kroyokan bersama seluruh perangkat daerah. Dengan demikian, dirinya percaya dan yakin angka kemiskinan ekstrem akan perlahan-lahan bisa diturunkan secara signifikan.