Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

- Advertisement -

Dinkes Provinsi Gorontalo Kampanyekan Rajin Cuci Tangan

Dulohupa.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Gorontalo terus berupaya melakukan pencegahan penyebaran COVID-19. Selain gerakan memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, pihak dikes juga turut mendorong masyarakat membudayakan cuci tangan pakai sabun.

Langkah tersebut dilakukan melalui kampanye gerakan cuci tangan, yang tidak hanya berlaku bagi orang dewasa, juga penanaman kesadaran tersebut dikampanyekan kepada kalangan anak usia dini.

Rosiani Kiu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan KB, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo mengungkapkan, bahwa sejak COVID-19 mewabah, semua orang wajib menjaga kebersihan. Termasuk rutin mencuci tangan demi mencegah penyebaran virus corona.

“Mencuci tangan bisa menggunakan cairan pembersih tangan berbasis alkohol atau menggunakan air bersih dan sabun,” ujar Rosiani dalam dialog kampanye gerakan cuci tangan pakai sabun, Rabu (21/10/2020). Dialog turut menghadirkan Dirjen Kesmas, Kemenkes RI,  Eli Setyawati, melalui video conference.

Ia menjelaskan, mencuci tangan menggunakan air bersih yang mengalir dan sabun, cukup efektif mencegah penularan covid-19.

“Jika tidak memungkinkan untuk mencuci tangan dengan air dan sabun, bisa menggunakan hand sanitizer. Terutama ketika bepergian,” kata dr. Rosiani.

Iapun menjelaskan, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun sebaiknya dilakukan minimal 40 detik.Durasi itu penting diperhatikan karena sabun membutuhkan waktu untuk mengangkat kuman-kuman ditangan dan kemudian dibuang bersama aliran air.

“Bisa juga menggunakan air hangat untuk mencuci tangan, tetapi diharuskan air hangatnya mencapai 60 derajat celcius. Ini lebih memastikan lebih ampuh untuk membunuh kuman,” imbaunya.

*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
Editor