Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEKAB. GORONTALOKESEHATAN

Dinkes dan Puskesmas Telaga Kunjungi Keluarga Almarhumah Nur

258
×

Dinkes dan Puskesmas Telaga Kunjungi Keluarga Almarhumah Nur

Sebarkan artikel ini
Telaga Puskesmas
Suasana pertemuan jajaran dinas kesehatan dan Puskesmas Telaga bersama pihak keluarga Almarhumah. Foto/Ist

Dulohupa.id – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Ismail T Akase didampingi Kepala Puskesmas Telaga, Meliyana Panther dan jajaran tenaga kesehatan mengunjungi keluarga Arif Ismail, suami almarhumah Nur Hayati Pipi’i di Desa Bulota, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo.

Kedatangan mereka di rumah duka menyampaikan belasungkawa dan permohonan maaf atas pelayanan kesehatan di Puskesmas Telaga.

“Kami mohon maaf atas pelayanan puskesmas. Kami merasakan duka cita yang mendalam atas meninggalnya almarhumaH. Atas nama pemerintah, Dinas Kesehatan, kami mohon maaf,” kata Ismail usai bertemu dengan keluarga Arif, Rabu (6/12/2023).

Ismail Akase menyampaikan, pihaknya sementara mengevaluasi pelayanan Puskesmas, serta melakukan pembinaan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih baik.

“Seluruh kritikan dan masukan kami terima dengan lapang dada. Yang jelas, kami sementara melakukan evaluasi layanan kesehatan Puskesmas Telaga,” terang Ismail.

“Untuk keluarga yang ditinggalkan almarhumah agar selalu tabah dan ikhlas menerima musibah ini. Semoga almalhuma Nur, husnul khatimah dan diberikan tempat yang layak di sisi Allah SWT,” imbuh Ismail.

Baca Juga:

Viral Pasien Meninggal Usai Ditolak Puskesmas Telaga, Begini Klarifikasinya!

Ombudsman Temukan Unsur Kelalaian dalam Pelayanan di Puskesmas Telaga

Sementara Rahman Pipi’i, orang tua dari almarhumah menyampaikan telah menerima kepergian Nur dan mengaku persoalan tersebut telah selesai.

“Kami sudah menerima. Masalah sudah selesai. Pertemuan ini tinggal menyempurnakan,” kata Rahman.

Hal yang sama juga disampaikan keluarga lainnya dari almarhumah. Nur Yaser Hasania menyampaikan menerima permohonan maaf Dinas Kesehatan dan Puskesmas Telaga.

“Kami menganggap masalah ini sudah selesai. Yang berikut bahwa pihak keluarga menerima, berlapang dada, berbesar hati, dan masalah sudah selesai. Tidak ada pihak yang merasa tertekan atau pun terpaksa dalam pertemuan tadi,” kata Yaser.

“Almarhuma ini adalah ponakan saya. Kami dari pihak keluarga bersepakat untuk tidak meneruskan persoalan dan tidak perlu untuk di ungkit-ungkit lagi,” sambung Yaser.

Selain itu, kata Yaser, pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya polemik layanan Puskesmas Telaga kepada Dinas Kesehatan.

Yasen percaya Dinas Kesehatan dapat menyelesaikan secara objektif dan melakukan eveluasi secara internal di internal Puskesmas Telaga.

“Keluarga yakin dan percaya, bahwa Dinas Kesehatan dapat melakukan evaluasi secara objektif. Dan polemik ini dapat dijadikan pelajaran, pengalaman, menjadi bahan koreksi, intropeksi, evaluasi untuk layanan pusksesmas. Kami berharap tidak ada lagi korban-korban lain seperti almarhuma Nur,” pungkas Yaser.

Reporter: Herman Abdullah