Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Dimasa Penerapan PSBB, Pemkab Bone Bolango Gratiskan Tagihan PDAM Selama 5 Bulan

Dulohupa.id – Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang ditujukan untuk memutus penyebaran covid-19 di Gorontalo ternyata sangat berdampak pada ekonomi masyrakat di Gorontalo, khususnya masyarakat Bone Bolango. Menindak lanjuti masalah tersebut, pemerintah Kabupaten Bone Bolango (Bonebol) berupaya membantu warganya dengan cara menggratiskan tagihan rekening PDAM selama 5 bulan, terhitug dari bulan Maret hingga bulan Juli 2020 mendatang.

Untuk saat ini, sebanyak 777 sambungan rumah sudah digratiskan oleh PDAM Bone Bolango, mereka yang digratiskan dikhususkan bagi masyrakat yang berpenghasilan rendah seperti Rumah Sangat Sederhana, Rumah Semi Permanen dan juga Rumah Ibadah.

“Ada kurang lebih 777 sambungan rumah yang kami gratiskan selama 5 bulan, diantaranya Rumah Ibadah, Rumah Sangat Sederhana, dan juga Rumah Semi Permanen. Pada prinsipnya subsidi ini lebih ke masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Yusar Laya, Direktur PDAM Bone Bolango.

Lebih lanjut, Yusar Laya menjelaskan bahwa kebijakan tersebut berlaku untuk penggunaan air bulan Maret yang akan di bayarkan bulan April. “Jadi khusus pelanggan yang kebagian subsidi ini, akan digratiskan pemakaian bulan Maret yang di bayarkan bulan April sampai dengan pemakaian bulan Juli nanti. Tidak hanya menggratiskan tagihan air, kamipun membagikan lima bahan pokok kepada masyarakat kurang mampu.” Jelas Yusar.

Menariknya, tagihan rekening air yang digratiskan tersebut merupakan yang terbanyak di Provinsi Gorontalo, bahkan di seluruh wilayah Indonesia, yakni gratis sebanyak 5 bulan. Namun meski sudah digratiskan, pihak PDAM berharap masyarakat dapat menghemat penggunaan air, apalagi disaat beban puncak, yakni di pagi hari serta di sore hari.

Bantuan gratis tagihan air ini sesuai surat edaran Bupati Kabupaten Bone Bolango, Hamim Pou, tentang pemberian subsidi kepada pelanggan air PDAM Bone Bolango, khususnya kepada masyarakat berpenghasilan rendah.

“Menyusul surat edaran penutupan tempat wisata, pembatasan jam operasi pasar, dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lainnya yang dikeluarkan Pemda, selama itu pula penggratisan tagihan air PDAM akan diberlakukan. hingga situasi benar benar sudah normal kembali,” kata Hamim Pou melalui surat edaran (Kibong)