Dulohupa.id- Soni Samoe, pria yang diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah oknum penambang di Pohuwato pada Kamis (8/7) kemarin, mengadukan aksi para oknum penambang itu kepada Polres Pohuwato siang tadi, Jumat (9/7).
Kepala SPKT Polres Pohuwato, Iptu Djoko Suwiknyo membenarkan adanya laporan tersebut.
“Iya, sudah masuk laporan soal dugaan pemukulan kemarin yang terjadi kepada Soni Samoe, untuk sementara ini masih dugaan, karena kita masih akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Iptu Djoko Suwiknyo.
Lanjut Djoko, usai menerima laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan visum, dan mengambil keterangan Soni terkait kejadian pengeroyokan itu.
“Setelah divisum akan di BAP, setelah itu surat laporan itu akan diserahkan ke Kapolres. Setelah kapolres membaca surat tersebut, maka akan diserahkan ke Kasat Reskrim. Kasat Reskrim terus dilimpahkan ke kami lagi untuk di lanjutkan ke penyelidikan,” sambung Iptu Djoko Suwiknyo.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Soni menjelaskan, bahwa pihaknya melaporkan aksi pengeroyokan tersebut, karena merasa bahwa tindakan itu sangat memalukan. Karena itu ia berharap, kapolres bisa menuntaskan kasus tersebut, dan mengusut para pelaku.
“Harapan saya bahwa Kapolres Pohuwato sudah harus bertindak tegas terhadap persoalan tambang ini, karena persoalan tambang ini menjadi pemicu terjadinya gesekan di antara masyarakat. Kami meminta penegakan hukum di Pohuwato dilaksanakan dengan adil dan tanpa pandang bulu,” tutup Soni.











