Dulohupa.id – Jelang 13 tahun hari lahir Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo digelar dengan diadakannya dialog kepemudaan, Rabu (07/02/2024).
Dialog tersebut mengusung dorongan kepada masyarakat untuk bersatu demi kemajuan Kecamatan Sipatana kearah lebih baik, terlebih dengan adanya momentum Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun ini.
Dialog yang digelar di warung kopi (warkop) Kemanusiaan, jalan Membramo, Kota Gorontalo dan di siarkan secara langsung oleh Dulohupa, menghadirkan empat tokoh yang masing-masingnya adalah Alwi Podungge, Susanto Liputo, Oktarjon Ilahude, dan Irfan Anani.
Keempat tokoh tersebut menuturkan rentetan perjalanan kecamatan Sipatana sampai hari ini, walau telah cukup pesat kemajuannya, namun bagi mereka Sipatana masih bisa terus berbenah untuk lebih baik dan maju lagi.
Oktarjon Ilahude menjelaskan bahwa rakyat Sipatana hari ini haruslah memiliki penyatuan pikiran, jika ingin lebih pesat lagi dalam pembangunan, baik Sumber Daya Manusianya (SDM) ataupun Infrastruktur.
Selain itu, Alwi Podungge memberatkan pikirannya bahwa untuk meraih kedua hal tersebut yang dituturkan Oktarjon tidak lain melalui kebijakan publik, yaitu masyarakat Sipatana harus ada beberapa orang yang bisa duduk di kursi legislatif di kantor Andalas sana.
Sememtara Susanto Liputo menyadari juga bahwa dalam mendongkrak kecamatan Sipatana untuk bisa setara dengan daerah maju lain, bisa melalui lahan-lahan pertanian (SDA) dan SDM masyarakat itu sendiri.
Lain halnya Irfan Anani, gerakan-gerakan pemuda untuk mengambil tempat-tempat strategis (legislatif) haruslah mulai dilakukan, pasalnya spirit anak muda untuk membangun terus berkobar.
Di Akhir pembicaraan itu, keempat tokoh menyatukan pemahaman bahwa rakyat Sipatana haruslah bersatu jika ingin lebih maju. Terlebih Pemilu hari ini, cara-cara politik praktis (black campaign, money politics) haruslah dapat ditepis seluruh masyarakat Sipatana.
Reporter: Yayan











