Scroll Untuk Lanjut Membaca
BONE BOLANGOHEADLINEKRIMINALPERISTIWA

Desak Penganiaya Anak Ditahan, Keluarga Korban Geruduk Polsek Tapa

×

Desak Penganiaya Anak Ditahan, Keluarga Korban Geruduk Polsek Tapa

Sebarkan artikel ini
Penganiaya Anak
Petugas Polsek Tapa saat menemui keluarga korban dugaan penganiayaan yang dilakukan mantan kepala desa Ayula Utara. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Keluarga korban penganiayaan anak geruduk Polsek Tapa untuk mendesak polisi segera menahan terduga pelaku NB yang diketahui mantan kepala desa (Kades) Ayula Utara, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango.

Pihak keluarga korban meminta agar kasus dugaan penganiayaan ini secepatnya diusut agar terduga pelaku dihukum.

Yasin Mosii selaku kakak korban mengatakan bahwa kondisi adiknya (korban) saat ini mengalami luka lebam, dan matanya merah diduga akibat dipukul.

“Saya lihat matanya bengkak, katanya dipukul (terduga pelaku) kami minta ini agar diusut tuntas,” Tegas Yasin.

Sementara kasus dugaan penganiayaan ini kini sudah ditangani oleh pihak Polsek Tapa. Pihak polsek sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan satu orang saksi.

Kapolsek Tapa, Iptu Hartoyo mengatakan bahwa dugaan penganiayaan itu terjadi di rumah korban di Desa Ayula Utara, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo pada hari Jumat (29/9/2023) kemarin sekitar pukul 02.00 Wita

“Jadi kemarin kami menerima laporan dari masyarakat Desa Ayula Utara atas dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh terduga pelaku berinisial NB alias Udin. Jadi kejadian terjadi pada Jumat 29 September sekitar pukul 02.00 dini hari, dan oleh keluarga korban itu dilaporkan ke polsek itu jam 21.00 WITA artinya 18 jam setelah kejadian itu baru dilaporkan di Polsek Tapa. Yang melaporkan adalah kakak korban. Sementara kami dari pihak reskrim Polsek Tapa sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban,” kata Kapolsek Tapa, Iptu Hartoyo.

Dugaan pemukulan berawal korban menegur terduga pelaku bersama sejumlah warga lainnya dengan suara keras, agar tidak ribut di depan rumahnya karena sudah larut malam. Terduga pelaku kemudian masuk ke rumah dan diduga memukul korban di dalam kamar. Korban diduga dipukul bagian wajah dan diinjak di bagian belakang kepala.

“Mungkin karena terduga pelaku merasa tidak senang sehingga dilakukanlah dugaan penganiayaan tersebut,” ucap Iptu Hartoyo.

” Kami masih menyelidiki apakah terduga pelaku sudah mengonsumsi minuman beralkohol atau tidak,” Tandasnya.

Terduga pelaku NB juga diketahui tercatat sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Ia merupakan calon anggota DPRD dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan nomor urut 1 di daerah pemilihan 4 Kabupaten Bone Bolango.

Reporter: Kibong