Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMKOT GORONTALO

Dekot Gorontalo Minta OPD Tertib Administrasi

×

Dekot Gorontalo Minta OPD Tertib Administrasi

Sebarkan artikel ini
Pedagang di Bahu Jalan
Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Gorontalo, Darmawan Duming/istim

Dulohupa.id- Darmawan Duming meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemerintahan Kota Gorontalo untuk tertib administrasi. Sebab menurut Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Gorontalo itu, bahwa tertib administrasi merupakan hal yang mutlak dicapai oleh OPD. 

Bukan tanpa sebab, pria yang akrab disapa Haji Daru itu menegaskan hal tersebut setelah sebelumnya mendapati dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo terlambat menginput data e-monep. 

“Kami paham, mungkin ada alasan tertentu yang menjadi penyebab terjadinya keterlambatan penginputan e-Monep dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Namun terlepas dari apapun kendala yang ada, bagi kami tertib administrasi merupakan nilai mutlak yang harus dicapai,” tegas Aleg fraksi PDIP tersebut.

Karena itu, apa yang dialami oleh dinas pendidikan harus menjadi pembelajaran untuk dinas-dinas yang lain. Agar pada tahun-tahun berikutnya lebih tertib administrasi. 

“Harapan kami ini tidak terjadi lagi, di tahun 2022 hal seperti ini harus diminimalisir,” tandas dia. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo, Lukman Kasim memberikan tanggapannya atas kritikan yang datang dari DPRD Kota Gorontalo. Ia mengungkapkan bahwa keterlambatan penginputan tersebut hanya karena masalah teknis dan pihaknya telah meminta maaf kepada seluruh pihak.

“Waktu yang diberikan hanya kurang lebih dua jam, sementara itu kami dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan harus menunggu dulu pelaporan dari 131 sekolah, dan baru kali itu kami terlambat. Disamping itu juga ada masalah listrik yang sampai dengan saat ini kami perbaiki, kami pun sudah memasukan permohonan untuk penambahan daya listrik di kantor,” ujar Lukman saat ditemui usai menghadiri pelantikan pengawas dan kepada sekolah di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo.

Lukman juga mengungkapkan harapannya untuk memberikan waktu lebih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam penginputan e-Monep. Baginya, dengan waktu dua jam akan terasa kurang.

Reporter: Reinaldi Julfirman