Dulohupa.id – Badan Pengelola Investasi Daya Ananta Nusantara (Danantara) sukses melakukan debut perdananya di pasar modal internasional dengan menerbitkan obligasi global (global bond) senilai USD 1,5 mliar atau setara dengan Rp24,5 triliun.
Awalnya, Danantara hanya menargetkan perolehan dana sebesar USD 1 miliar. Namun, saat proses book building, penawaran yang masuk dari para investor global melonjak drastis hingga mencapai USD 4,6 miliar.
Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, memberikan keterangan langsung mengenai lonjakan komitmen tersebut:
“Melihat book building yang begitu tinggi akhirnya kami mengupsi atau meningkatkan dari 1 miliar menjadi 1,5 miliar ee 1,5 billion US Dollar yang di mana ee itu dibagi menjadi 5 tahun dan juga 10 tahun.”
Dana investasi yang terbagi dalam dua tenor ini dijadwalkan akan sepenuhnya masuk ke rekening resmi Danantara pada tanggal 18 Juni 2026.











