Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Curhat Warga Pohuwato terkait Bencana Banjir yang Menerjang Wilayah Tersebut

Dulohupa.id – Belum lama ini, banjir bandang menerjang sejumlah kecamatan di Kabupaten Pohuwato. Dampaknya, ada ribuan jiwa yang terdampak, satu di antaranya meninggal. Sedangkan ratusan rumah harus terendam.

Menanggapi itu, Rasmin Rupu (48), seorang korban banjir asal Desa Palopo, mengungkapkan, jika banjir bandang baru mulai terjadi, sejak maraknya aktivitas pertambangan di kabupaten tersebut.

Memang, ia mengakui jika dulu juga banjir kerap melanda wilayahnya, namun tidak separah sekarang ini. Menurutnya, banjir di Desa Palopo biasanya tidak akan mencapai jalan. Pun kalau meluap, hanya akan menimbulkan genangan yang tidak parah.

“Diatas ada aktivitas tambang. (dulu) biasanya banjir tidak seperti ini. (Tetapi sekarang) tidak sampai berapa jam air langsung naik dan menyeberang jalan,” ujar wanita paruh baya itu, kala ditemui di tenda pengungsian korban banjir.

Tidak banyak bicara, Rasmin hanya berharap, para pelaku tambang untuk saling menjaga. Artinya, tidak melakukan eksplorasi alam dengan cara yang ektrem. Sebab ia sendiri mulai diresahkan oleh hujan yang dengan cepat menyebabkan banjir bandang.

“Apalagi mereka yang tinggal di bantaran sungai. Itu mereka yang paling rentan,” tutup Rasmin.

Reporter: Mega
Editor  : Wawan Akuba