Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMKAB GORONTALO

Cerita Suharsi Igirisa Tujuh Kali Tak Lolos Jadi Guru

×

Cerita Suharsi Igirisa Tujuh Kali Tak Lolos Jadi Guru

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Pohuwato Suharsi Igirisa saat menghadiri Rapat Kerja Daerah l PGRI, Kabupaten Pohuwato/Hendrik Gani

Dulohupa.id- Wakil Bupati Pohuwato Suharsi Igirisa menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pohuwato, Selasa (23/11). Di hadapan para guru ia menceritakan bahwa pernah tujuh kali gagal menjadi guru. 

Padahal menurutnya bahwa ia sangat ingin menjadi guru. “Saya tujuh kali masuk pengangkatan guru, yang selalu dilaksanakan di SD Bulila Telaga. Saya walaupun dalam keadaan tidak sehat, tidak fit, kalau dengar pengangkatan guru CPNS, saya tetap berangkat, karena semangat saya ingin jadi guru,” ujarnya.

Ia pun menceritakan, bahwa dirinya pernah menjadi guru abdi dengan gaji yang tidak seberapa. Gajinya saat itu kata dia hanya berkisar Rp 75 ribu. 

“Saya sempat mengabdikan diri sebagai guru abdi. Yah, bukan guru honor, sekarang ini kan sudah bagus guru honor, dulu masih guru abdi, dengan insentif yang diberikan guru-guru sebesar Rp.75.000 selama sebulan,” imbuhnya.

Walaupun dengan gaji kecil, ia mengaku semangat dan selalu bersyukur. Bahkan katanya, selalu mendengar radio hanya untuk menunggu pengumuman pengangkatan guru. 

“Biasanya kan, setiap sore ada pengumuman dari hasil CPNS lewat radio, setelah didengar lagi namanya saya tidak ada. Akan tetapi saya selalu bersyukur dan selalu berkata dalam hati saya, semoga semua ini ada hikmahnya,” ujarnya pada saat mengenang saat-saat sulitnya dirinya mengikuti CPNS.

Cerita ini pun kata Suharsi, untuk memberikan semangat untuk para guru. “Tadi disampaikan, teman-teman kita juga yang berjuang ingin meraih SK walaupun di PPPK ini ada yang sudah usia 56 tahun, tinggal empat tahun sudah pensiun, maka tetap semangat, karena bercerita tentang guru, saya merasa ada didalamnya,” imbuhnya.**