Dulohupa.id – Kenaikan angka kemiskinan pernah terjadi di Kabupaten Boalemo pada era pemerintahan Rum Pagau dan Lahmuddin Hambali (PAHAM) masa periode 2012-2017. Pernyataan itu disampaikan calon wakil Bupati Boalemo, Riko Djaini dalam debat terbuka pertama yang diselenggarakan KPU Boalemo, Sabtu (26/10/2024).
Riko menyampaikan, kepemimpinan PAHAM dalam masa akhir jabatannya pada tahun 2017 terjadi peningkatan kemiskinan pada angka 21,83 persen.
“Saat di masa transisi angka kemiskinan itu 20,43 persen. Di saat berahir jabatan di tahun 2017 naik menjadi 20,83 persen. Dari data yang ada, kurang lebih dua ribu orang yang dijadikan miskin oleh pak Rum waktu menjabat,” ungkap Riko.
Pernyataan Riko kemudian ditanggapi Calon Bupati Boalemo, Rum Pagau. Dirinya menjelaskan pada tahun 2012-2013, angka kemiskinan itu pada posisi 21,79 persen. Namun pada tahun 2014, alami penurunan satu persen.
“Penurunan di angka satu persen itu luar biasa selama berdirinya daerah Boalemo sejak tahun 2009. Namun dalam perjalanannya naik lagi satu digit dan sampai sekarang bertahan. Kedepan kami sudah punya program untuk itu dalam pengentasan kemiskinan,” ujar Rum Pagau.
“Kami sudah punya solusi lewat pertanian dan perkebunan. Ini menjadi solusi terbaik untuk pengentasan kemiskinan untuk meningkatkan pendapatan warga,” sambungnya.
Dari pernyataan yang disampaikan kedua kandidat punya pendapat masing-masing, tapi benarkah, kemiskinan di Kabupaten Boalemo naik di era pemerintahan Rum Pagau dan Lahmuddin Hambali (PAHAM)?
Hasil Penelusuran
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Boalemo menunjukan, penduduk miskin di Kabupaten Boalemo pada tahun 2012 berjumlah 28.280 Jiwa dengan angka presentase 20,42 persen dari total jiwa saat itu 131.732 jiwa.
Pada tahun 2013 naik 31.060 ribu atau 21,79 persen. Tahun 2014 turun menjadi 30.300 jiwa atau 20,79 persen. Kemudian naik kembali pada tahun 2015 menjadi 32,190 jiwa atau 21,67 persen
Selanjutnya terus naik pada tahun 2016 jadi 32.290 jiwa atau 21,11 persen. Serta pada tahun 2017 kembali naik jadi 34,350 jiwa atau 21,85 persen.
Kesimpulan
Kenaikan jumlah penduduk miskin benar terjadi pada era pemerintahan Rum Pagau dan Lahmuddin Hambali hingga akhir jabatan pada tahun 2017 dengan angka presentase 21,85 persen. Penurunan angka kemiskinan pernah terjadi pada tahun 2014 dengan angka persentase 20,79 persen.
Artinya selama memimpin selang 2012 sampai 2017, Rum Pagau dan Lahmuddin Hambali hanya sukses menurunkan angka kemiskinan pada tahun 2014. Sementara selama 4 tahun pemerintahannya alami kenaikan yang signifikan.

Sumber Rujukan:











