Dulohupa.id- Capaian vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Paguat, Pohuwato hingga saat ini, Senin (21/6) masih rendah. Bahkan, tak menyentuh angka target yang ditetapkan.
Karena itu, pihak Puskesmas Paguat sudah memberikan sosialisasi sampai di tingkat desa, tapi sampai dengan saat ini, kemauan masyarakat untuk divaksin masih rendah.
Menyiasati hal tersebut, pihak puskesmas kemudian menyediakan link pendaftaran untuk masyarakat yang ingin mengikuti vaksinasi.
“Sebelum divaksin, masyarakat diwajibkan mendaftar melalui laman website tersebut. Itu dilakukan agar supaya jumlah masyarakat yang akan divaksin sudah kami tahu berapa jumlahnya,” ungkap Nurhayati Danial Maharuju, salah satu nakes di puskesmas tersebut, Senin (21/6).
Meski begitu, dari pantauan dulohupa.id, masih banyak masyarakat yang tidak tahu akan link pendaftaran tersebut, ataupun tidak tahu menggunakan link itu.
Padahal menurut Yati, vaksin yang dimiliki oleh pihaknya merupakan vaksin yang satu vialnya berisi 10 dosis. Jadi jika masyarakat yang datang di bawah sepuluh orang, maka ia khawatir sisa dosis dalam satu vial itu tidak lagi steril.
“Dalam satu vial itu isi 10-11 dosis, maka itu harus habis, karena kami takutkan di saat masyarakat yang datang hanya satu orang dan kami harus membuka vial tersebut, maka sterilisasi vaksin tersebut tidak akan optimal karena tempat dosis tersebut sudah terbuka, maka kami harapkan masyarakat yang akan di vaksin minimal 10 orang,” tutupnya.
Adapun dari data dinas kesehatan setempat, persentase vaksinasi terhadap kelompok pelayanan publik di Pohuwato pada dosis pertama hanya berada di angka 85 persen, sementara di dosis kedua berada di angka 54 persen.
Sementara masyarakat umum, dari target sasaran 9.091 orang, persentase dosis pertama hanya berada di angka 2,3 persen, dan dosis kedua di angka 0,3 persen.
Selanjutnya lansia, dari sasaran sebanyak 1.071 orang, dosis pertama berada di angka 9,8 persen, dan dosis kedua berada di angka 0,9 persen.
Reporter: Hendrik Gani











