Scroll Untuk Lanjut Membaca
NASIONAL

Capaian Kinerja Kantor Imigrasi Kelas I Gorontalo Selama 2019

186
×

Capaian Kinerja Kantor Imigrasi Kelas I Gorontalo Selama 2019

Sebarkan artikel ini

Dulohupa.id – Sebagai bentuk keterbukaan informasi publik, Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Gorontalo menggelar  konferensi pers capaian kinerja selama tahun 2019 dengan sejumlah awak media diruang pertemuan lantai dua. Jumat (05/12/19)

Konferesni pers ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigarsi Kelas 1 TPI Gorontalo  Suryo Tarto Kisdoyo dan kepala Kepala Divisi Imigrasi Kantor Wilayah Hukum dan HAM Provinsi Gorontalo Jaya Saputra.

Kepala Imigrasi Kelas 1 TPI Gorontalo, Suryo Tarto Kisdoyo dalam konfernesi persnya menyampaikan  capaian kantor imigrasi Priode Januari-November 2019 diantaranya; lanayanan  keimigrasian  Warga Negara Indonesia (WNI), layanan keimigrasian Waraga Negara Asing (WNA), penegakan hukum, penyebaran informasi keimigrasian, dan inovasi kantor keimigrasian.

Dalam pelayanan warga negera Indonesia imigrasi kelas 1 TPI gorontalo telah menerbitkan sebanyak 6.224 dengan rincian permohonan baru 4.787 dan perpanjangan 1.437, Memberikan Pelayanan terhadap 1.180 Calon Jamaah Haji Gorontlo, dari panerbitan paspor hingga pemberangkatan sampai dengan pemulangan ke Indonesia.

Selain itu dalam Layanan Keimigrasian WNI pihak Imigrasi memberikan pelayanan pada tempat pemeriksaan Imigrasi TPI Anggrek untuk kapal asing sebanyak 16 kapal dengan rincian 49 Crew WNI DAN 245 Cerew WNA.

“Kita juga memberikan pelayanan terhadap 1.180 Calon Jamaah Haji Provinsi Gorontalo mulai dar Penerbiatan Paspor, pemberangkatan hingga pemulangan ke Indonesia. Selain itu kita juga melaksanakan Sebanyak empat kali layanan simpatik pada januari dan November sebanyak masing-masing dua kali” jelas Suryo

Untuk Pelayanan Keimigrasian WNA Pihak Imigrasi Telah Melayani sebanyak 629 izin tinggal kunjungan, 166 izin tinggal terbatas dan 1 pendaftaran anak berkewarganegaraan  Ganda.

“Kemudia pada sektor penegakan hukum, Imigrasi telah melakukan pengawasan terhadap keberadaan WNA dengan melibatkan beberapa unsur terkait, dalam membentuk Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) di 5 Kabupaten, 1 kota, serta 77 Kecamatan yanga da di Provinsi Gorontalo.” Ujar suryo di hadapan awak media

Sementara itu untuk warga negara asing yang melakukan pelanggaran keimigrasian, kantor imigrasi gorontalo telah melakukan tindakan administratif keimigrasian terhadap 9 orang warga negara asing sepanjang tahun 2019.

Semenatara itu  Jaya Saputra kepala Kepala Divisi Imigrasi Kantor Wilayah Hukum dan HAM Provinsi Gorontalo menambahkan, Kantor Imigrasi kelas 1 TPI Gorontalo  juga telah melaksanakan penyebaran informasi keimigrasian dalam bentuk sosialisasi kepada lapisan masyarakat, dengan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait. Serta melaksankan desiminasi serta penyediaan sarana informasi keimigrasian di instansi terkait, seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Agama, serta beberapa kantor Kecamatan dan Kelurahan.

“ Kantor Imigrasi Gorontalo juga memberikan terobosan dan inovasi, yakni menyediakan aplikasi keuangan berbasis web pada dukungan manajamen Satker kantor imigrasi, serta tersedianya monitor interaktif yang memuat informasi pelayanan dan survey kepuasan masyarakat bagi pemohon layanan keimigrasian” Tutup Jaya saputra.(jebeng)