Scroll Untuk Lanjut Membaca
NASIONAL

Diduga Dipengaruhi Minuman Keras, Sekelompok Mahasiswa Rusak Fasilitas Kampus UNG

194
×

Diduga Dipengaruhi Minuman Keras, Sekelompok Mahasiswa Rusak Fasilitas Kampus UNG

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa UNG rusak fasilitas kampus
Pintu laboratorium yang pecah dirusak diduga sekolompok mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo. (Ft. Istimewa)

Dulohupa.id – Laboratorium Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) diserang dan dirusak oleh diduga sekelompok mahasiswa yang sudah dipengaruhi minuman keras Minggu, (08/12/19). Penyerangan tersebut menyebabkan pintu kaca di laboratorium pecah.

Tak hanya itu, para pelaku juga merusak dua motor milik mahasiswa dan memcahkan kaca gedung RKM milik FAPERTA. Bahkan melukai seorang Mahasiswa yang berada di laboratorium.

Menurut informasi yang di kumpulkan, para pelaku di duga mahasiswa Fakultas Teknik UNG.

Saat di wawancarai awak media, Salah satu Mahasiswa FAPERTA UNG, Rizcy Syaputra yang menjadi korban penyerangan menerangkan, penyerangan terjadi sekitar pukul 03:30 Minggu dini hari, saat ia sedang mengerjakan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bersama 4 Rekannya.

“Penyerangan itu terjadi Sekitar pukul 03:30 saat saya bersama teman kelompok PKM mngerjakan Proposal usulan di laboratorium”. Terang Rizcy

Rizky juga menjelaskan awal peristiwa, ada sekitar 8 mahasiswa Fakultas Teknik UNG yang tiba-tiba masuk kedalam Laboratorium dengan membawa sebatang besi. Saat itu, sempat terjadi aduh mulut karena mahasiswa FAPERTA menanyakan alasan para mahasiswa teknik datang di Laboratorium.

“Kami mahasiswa di Laboratorium tidak tahu apa masalahnya yang membuat para mahasiswa teknik itu seperti menyerang kami. Saat melihat mereka sudah makin banyak, saya dan teman-teman keluar dari lab, karena mereka sudah merusak fasilitas Laboratorium,” Pungkasnya

Sempat terjadi kontak fisik yang mengakibatkan Rizcy mengalami memar di bagian perut akibat tendangan.

“Sewaktu kejadian itu, Saya sempat ditendang diperut. dan Mereka juga merusak dua motor kami, hingga memecahkan kaca di gedung baru Faperta. Mereka juga mengaku kepada saya bahwa mereka sudah mabuk. Kami pun terpaksa melarikan diri karena takut menjadi sasaran sikap anarkis dari sejumlah mahasiswa itu.” tuturnya.

Hingga saat ini, Wakil Dekan III Faperta UNG dengan pihak lembaga Fakultas Teknik masih melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut.

Sementara, Wakil Dekan III Fakultas Teknik UNG, Tajuddin Abdillah  mengaku, para pelaku yang menyerang Laboratorium Faperta UNG, sudah teridentifikasi yakni diduga mahasiswanya sendiri.

“Dari laporan ada sekitar 8 orang, dan baru 4 orang yang sudah teridentifikasi. Kami pihak lembaga Fakultas Teknik akan serius menangani ini dan akan memberikan sanksi jika para mahasiswa teknik yang terlibat,” tegasnya. (Erik)