Dulohupa.id – Dalam kunjungan Gubernur Gorontalo yang diwakili Kepala Satpol-PP Provinsi Gorontalo, Taufik El Hakim Sidiki pada kegiatan lomba Siskamling tingkat provinsi, Camat Paguat, Iqbal Mbuinga sebut Desa Sipayo nol kriminal.
Camat Paguat mengaku Desa Sipayo menjadi desa binaan yaitu, Desa Sipayo menjadi desa Pancasila binaan Kodim 1313/Pohuwato, juga merupakan desa yang bebas miras dan narkoba yang dicanangkan langsung oleh Kapolres Pohuwato, juga menjadi desa Kamtibmas binaan Polres Pohuwato. Kemudian juga Desa Sipayo menjadi desa dengan nol kriminal dengan kepala desa sendiri yang menjadi hakim.
“Jadi tidak salah jika pemerintah Kabupaten Pohuwato memilih Desa Sipayo untuk mengikuti lomba Siskamling di tingkat Provinsi Gorontalo. Bahkan kepala desa sebelumnya, Desa Sipayo dicanangkan menjadi desa yang sadar hukum,” ujarnya.

Iqbal Mbuinga juga menambahkan, dengan kepala desa yang menjabat saat ini, Tingkat kriminalitas dan tingkat masyarakat yang suka mengkonsumsi minuman keras (Miras) itu presentasinya nol persen.
“Alhamdulillah dengan pemerintahan beliau bapak Kepala Desa Djafar Monoarfa. Tingkat kriminalitas dan masyarakat yang menjual Miras di Desa Sipayo tidak ada lagi. Dan Alhamdulillah ini beroleh dukungan dan atensi dari masyarakat yang ada di Desa Sipayo itu sendiri. Saya berharap ini terus kita tingkatkan dan pertahankan,” jelasnya.
Disamping itu, Kepala Desa Sipayo, Djafar Monoarfa mengaku tentu ini menjadi kehormatan bagi desanya untuk dapat mewakili Kabupaten Pohuwato dalam lomba Siskamling pada tingkat provinsi.
Dirinya juga berharap, karena ini berbicara tentang Siskamling, tentu hal ini juga dibutuhkan oleh masyarakat. Bahkan masyarakat di Desa Sipayo merespon baik adanya Siskamling yang ada di Desa Sipayo. Bahkan masyarakat siap mendukung, mem backup terkait apa yang dibutuhkan oleh para anggota Linmas yang berjaga.
“Tadi malam pak Kasatpol-PP ada beberapa masyarakat yang sempat bertanya kepada kami. Apakah kegiatan ini hanya berakhir pada saat penilaian? Untuk selanjutnya seperti apa? Kami melihat ada sebuah respon dari masyarakat bahwa ketika Siskamling ini penjagaannya dapat berkelanjutan maka masyarakat siap mendukung segala keperluan apa saja yang dibutuhkan para anggota Linmas,” ungkap Djafar Monoarfa.
Sehingganya dirinya juga berharap Kasatpol-PP provinsi dan kabupaten agar dapat memikirkan apa yang menjadi kebutuhan para anggota Linmas yang paling utama adalah pakaian dinas.
“Insyaallah kedepan melalui kesempatan ini dapat menjadi atensi dari bapak-bapak Kasatpol untuk bisa memenuhi apa yang diinginkan teman-teman Linmas minimal pengadaan pakaian dinas,” ujarnya.
Ia juga menambahkan jauh sebelum Desa Sipayo menjadi wakil Kabupaten Pohuwato untuk mengikuti lomba Siskamling. Desa Sipayo sudah melakukan penjagaan melalui koordinator kepala-kepala dusun yang dibantu oleh teman-teman karang taruna.
“Jadi itu dilakukan setiap malam, dari jam 10 malam sampai jam 2 malam pak Kasat. Alhamdulillah dengan adanya kegiatan penilaian ini akan lebih menambah semangat dari pada teman-teman Linmas. Mungkin ini sudah ada titik terang bahwa dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten akan memperoleh perhatian yang lebih khusus kepada anggota Linmas yang memang kita tau bersama hampir tidak ada atensi dari pemerintah terkait dengan keamanan lingkungan,” tandasnya.
Reporter: Hendrik Gani












