Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEKRIMINALNASIONALPERISTIWA

Bocah di Boltim Tewas Dimutilasi, Kepala Putus Saat Ditemukan

1168
×

Bocah di Boltim Tewas Dimutilasi, Kepala Putus Saat Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Pembunuhan Boltim
Bocah perempuan berusia 8 tahun yang menjadi korban pembunuhan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) /Ist

Dulohupa.id – Warganet dihebohkan adanya kasus pembunuhan di Desa Tutuyan 3, Kecamatan Tutuyan, Kabupaaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara pada Kamis (18/1/2024).

Ironisnya yang menjadi korban pembunuhan sadis yakni seorang bocah perempuan berusia 8 tahun. Korban yang diketahui bernama Tilfa Azahra Mokoagow itu dibunuh dengan cara dimutilasi hingga kepalanya putus berpisah dengan badannya.

Dari keterangan keluarga yang dilaporkan kepada pihak kepolisian, awalnya korban meninggalkan rumah sekitar Jam 11:00 Wita Kamis kemarin. Namun hingga menjelang sore, korban tak kunjung pulang ke rumah.

Pihak keluarga dibantu warga serta petugas terkait mencari keberadaan korban. Akhirnya korban ditemukan sekitar Jam 19:00 WITA di perkebunan kelapa yang berjarak sekitar 300 meter dari pemukiman warga di Desa Tutuyan III.

Korban ditemukan dalam kondisi yang memprihatinkan karena bagian kepala terpisah. Beberapa perhiasan yang digunakan korban juga turut hilang. Korban diduga menjadi korban perampokan.

Baca Juga: Kronologi Pembunuhan Bocah di Boltim, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Dari hasil penyelidikan polisi, dua orang diduga sebagai pelaku telah diamankan. Keduanya disebut merupakan pasangan suami istri. Dari informasi yang beredar, kedua terduga pelaku adalah tetangga korban dan masih terikat keluarga.

Salah satu terduga pelaku sempat mengelabui aparat kepolisian karena berpura-pura mencari jenazah korban.

Kapolres Boltim, AKBP Sugeng Setyo Budhi dalam keterangannya, petugas masih sementara melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Dia meminta waktu untuk mengungkap penyebab pasti motif pembunuhan.

“Sementara ini masih dalam tahap penyelidikan. Jadi kami belum bisa memberikan konfirmasi lebih jauh terkait kejadian tersebut,” kata Kapolres.

Redaksi

 

 

banner