Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Berikan Sembako, Direktur RS Dunda Apresiasi Gugus Tugas Bongohulawa

Dulohupa.id – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) MM Dunda Limboto, yang juga merupakan pembina Kelurahan Bongohulawa Irawan Huntuyungo, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh oleh Gusus Tugas Bongohulawa dalam hal pemberian sembako untuk anak yatim dan janda tua, di Kelurahan Bongohulawa pada Sabtu (27/06).

Hal ini dsiampaikan oleh Irawan Huntuyungo saat memantau secara langsung penyerahan sembako, dimana menurutnya peran Gugus Tugas bukan hanya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, akan tetapi pada kegiatan-kegiatan kemanusian seperti itu.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang telah diinisiatifkan oleh Tim Gugus TugasKelurahan Bongohulawa, dalam hal penmberian bantuan. Kita digugus tugas bukan hanya bertugas untuk memutuskan mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19, tapi juga harus berperan serta dalam kegiatan-kegiatan kemanusian seperti ini,” ungkapnya saat diwawancarai oleh sejumlah wartawan.

Kedepan ia berharap, Kabupaten Gorontalo akan segera kembali menjadi zona hijau, dan wadah yang sudah sangat meresahkan ini segera hilang, sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali normal seperti biasanya.

“Makanya hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama, jika ingin kembali menjadi normal. Kalau hanya hanya diserahkan kepada pemerintah, kemudian masyarakat tidak mau mematuhi aturan yang telah ditetapkan, khususnya dalam penerapan protocol kesehatan, maka sampai kapan pun Covid-19 tidak akan hilang,” tambahnya.

Ditempat yang sama Kepala Kelurahan Bongohulawa Wijaya Mobonggi menambahkan, meskipun saat ini Gugus Tugas berperan dalam penanganan covid-19, namun mereka masih menyempatkan diri untuk melaksanakan, kegiatan-kegiatan kemanusiaan seperti itu, karena anak yatim dan janda-janda tua butuh perhatian, dimasa pandemic seperti saat ini.

“Ini adalah bentuk kegiatan kemanusiaan yang tentunya yang harus dilakukan, khususnya bagi kita yang memiliki kelebihan. anak yatim dan janda tua itu harus kita perhatikan, bukan hanya dari pemerintah, tapi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (*/Dhedy)